Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Harga Merangkak Naik, Segini Harga Kenaikan Sembako di Krayan

Asrullah RT • Minggu, 7 Juni 2026 | 20:29 WIB
MELONJAK : Sulitnya akses menujukan sejumlah kecamatan di Krayan berimbas pada kenaikan harga kebutuhan masyarakat. 
MELONJAK : Sulitnya akses menujukan sejumlah kecamatan di Krayan berimbas pada kenaikan harga kebutuhan masyarakat. 

NUNUKAN - Masyarakat di lima kecamatan dataran tinggi Krayan terus merasakan kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako), bahan pokok penting (bapokting). Bahkan, kenaikan harga ini sudah dirasakan masyarakat sejak Januari 2026 lalu. 

Camat Krayan, Ronny Firdaus mengatakan, hampir seluruh kebutuhan masyarakat dipasok dari Lawas, Sarawak, Malaysia. Dan saat ini kenaikan harga terus terjadi. 

"Sebagai gambaran, minyak gorong sebelumnya Rp 23.000 naik menjadi Rp 26.000 hingga 27.000 per liter. Kemudian gula pasir sebelumnya Rp 18 ribu naik menjadi Rp 25.000 hingga 27.000 per kilogram," ucap Ronny Firdaus, Sabtu (6/6). 

Dijelaskan, kenaikan harga disebabkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap ringgi Malaysia. Dan pemenuhan kebutuhan masyarakat diwilayah Krayan  barang harus di datangkan dari Malaysia.  “Harga barang naik karena para pedagang harus menyesuaikan biaya belanja mereka di Malaysia,” ungkapnya. 

Senada yang disampaikan Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli. Diwilayahnya, saat ini harga gula pasir menyentuh angka Rp 30.000 hingga Rp 40.000 perkilogram. Kemudian, minyak makan Rp 25.000 naik menjadi Rp 29.000 hingga Rp 35.000. 

"Dan BBM jenis pertalite yang semula Rp 12.000 kini diharga berkisar Rp 25.000 hingga 30.000 per liter. Semen, semula 280.000 sekarang Rp 500.000 hingga Rp 700.000," sebutnya.

Ia menegaskan, harga lebih mahal dirasakan warga Kecamatan Krayan Selatan lantaran biaya ongkos angkut yang juga ikut naik. Kondisi ini diperparah dengan jalan rusak parah dan jembatan yang terputus. 

"Pada Selasa, (25/6) kemaren ada 2 mobil bergerak dari Long Bawan, Kecamatan Krayan menuju Long Layu, Krayan Selatan membawa BBM dan barang sembako untuk masyarakat Krayan Selatan. Lama perjalanan 7 hari. Padahal jika kondisi jalan baik hanya 1 hingga 2 jam sudah sampai," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#nunukan #krayan #sembako