Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

MBG Jadi Investasi Generasi Bangsa, Ini Kata Asisten II Setda Nunukan

Asrullah RT • Senin, 1 Juni 2026 | 13:34 WIB
PELAYANAN : Asisten II Setkab Nunukan, Juni Mardiansyah bersama Forkopimda Nunukan usai meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nunukan Timur yang melayani tiga titik dengen sasaran 857 orang. PEMKAB NUNUKAN
PELAYANAN : Asisten II Setkab Nunukan, Juni Mardiansyah bersama Forkopimda Nunukan usai meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nunukan Timur yang melayani tiga titik dengen sasaran 857 orang. PEMKAB NUNUKAN

NUNUKAN - Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nunukan Timur sekaligus pendistribusian perdana program Makan Bergizi Gratis (MBG) berlangsung, Senin (25/5). SPPG ini akan melayani sebanyak tiga titik, yakni SD Utama 1 Nunukan, SD Muhammadiyah, dan Posyandu Apple. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Juni Mardiansyah mengatakan, program MBG bukan hanya sebatas pemberian makanan gratis. Tetapi, bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun generasi bangsa yang sehat dan berkualitas.

“Alhamdulillah hari ini kita meresmikan sekaligus melakukan pendistribusian perdana program MBG atau makan bergizi gratis. Tadi saya sempat menanyakan langsung, sasaran MBG di Nunukan Timur ini sebanyak 857 orang yang tersebar di tiga titik,” ucap Juni Mardiansyah.

Usai peresmian, peninjauan langsung terhadap fasilitas di gedung SPPG dilakukan. Dari hasil pengecekan, ia menilai kondisi bangunan dan fasilitas pendukung sudah cukup baik dan siap mendukung pelayanan program MBG.

Mulai dari ruang penyimpanan bahan baku kering dan basah, proses pengolahan makanan, hingga sistem pengelolaan limbah telah dipersiapkan dengan baik. “Alhamdulillah kondisinya bagus. Ruang penyimpanan bahan baku kering maupun basah sudah tersedia, proses pengolahan juga tadi kita lihat berjalan baik, termasuk sampai ke pengolahan limbahnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem pengolahan limbah juga telah disiapkan secara bertahap agar limbah yang dihasilkan dapat dibuang dalam kondisi aman dan tidak mencemari lingkungan. “Kita lihat tadi sudah ada beberapa tahapan pengolahan limbah, sehingga nantinya limbah dapat dilepas dalam kondisi aman,” jelasnya.

Juni berharap keberadaan SPPG Nunukan Timur benar-benar mampu menyediakan makanan bergizi dan berkualitas bagi para penerima manfaat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. “Kita semua berharap SPPG ini mampu memberikan makanan yang berkualitas kepada tunas bangsa, khususnya kepada 857 sasaran penerima manfaat tadi,” katanya.

Selain mendukung pemenuhan gizi masyarakat, program MBG juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui pemanfaatan bahan baku dari para petani dan pelaku usaha di Kabupaten Nunukan. “Kita juga berharap dari sisi ekonomi ikut bergerak, terutama melalui pembelian bahan baku lokal dari para petani dan pelaku usaha di Nunukan,” tambahnya.

Terkait pengawasan program, Juni menegaskan pemerintah daerah akan melibatkan dinas-dinas sektoral guna memastikan kualitas makanan tetap terjaga dan pelaksanaan program berjalan optimal. “Keberhasilan SPPG ini membutuhkan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, pengelola SPPG maupun masyarakat. Yang terpenting sekarang bagaimana kualitasnya terus dipertahankan dan ditingkatkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya. (adv/akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#SPPG #nunukan #Mbg #pemkab nunukan