NUNUKAN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan memastikan hewan kurban yang disembelih masyarakat dalam kondisi sehat, layak, dan aman untuk dikonsumsi. Itu dibuktikan melalui pemeriksaan serta pemantauan langsung di sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban pada Rabu (27/5).
Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, DKPP turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap hewan kurban, mulai sebelum penyembelihan hingga setelah proses pemotongan selesai.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Nunukan, Alim Bakhri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk perlindungan kesehatan masyarakat dan jaminan keamanan pangan asal hewan.
"Setiap hewan kurban yang disembelih kami pastikan terlebih dahulu kesehatannya melalui pemeriksaan ante mortem. Setelah penyembelihan, kami juga melakukan pemeriksaan post mortem terhadap organ dan daging untuk memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat aman dan bebas dari penyakit," ucap Alim.
Ia menerangkan, pemeriksaan ante mortem dilakukan dengan mengamati kondisi fisik hewan, mulai dari perilaku, suhu tubuh, hingga tanda-tanda penyakit yang mungkin muncul. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak untuk dijadikan kurban.
Sementara itu, pemeriksaan post mortem dilakukan setelah hewan disembelih dengan memeriksa organ dalam serta kondisi daging. Langkah tersebut penting untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit yang tidak terlihat saat hewan masih hidup.
Menurut Alim, pengawasan kesehatan hewan kurban menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Iduladha, terutama untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menerima maupun mengonsumsi daging kurban.
"Melalui pemeriksaan ini, kami ingin memastikan bahwa daging kurban yang dibagikan benar-benar sehat, aman, utuh, dan halal sehingga masyarakat dapat menikmati daging kurban dengan tenang," ujarnya.
Pemeriksaan dan pemantauan hewan kurban ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan sesuai kaidah kesehatan hewan dan keamanan pangan.
"DKPP Nunukan juga mengimbau panitia kurban dan masyarakat agar selalu memperhatikan kebersihan lokasi penyembelihan serta penanganan daging setelah pemotongan guna menjaga kualitas dan keamanan pangan," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT