NUNUKAN - Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Sembakung mengalami peningkatan. Berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan banjir kini merendam dua desa di Kecamatan Sembakung.
Kepala Subsi Bidang Penyelamatan dan Evaluasi BPBD Nunukan, Hasanuddin menyampaikan, banjir yang terjadi sejak Senin (18/5) di Kecamatan Sembakung terdampak pada dua desa yakni Desa Atap dan Desa Tagul.
"Untuk Desa Atap ada dua RT yang terdampak RT 6 dan RT 7. Sementara, Desa Tagul ada 1 RT yang juga terdampak banjir," ucap Hasanuddin, Rabu (20/5).
Dijelaskan, sesuai dengan pantauan personel BPBD Nunukan secara langsung di lapangan teparnya di RT 6 dan 7 ketinggian air mencapai 1 meter dari ketinggian jalan. Kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat yang terdampak banjir di Desa Atap dan Desa Tagul.
"Sementara di Sembakung TMA (tinggi muka air) alami kenaikan dari sebelumnyan. Masyarakat di RT 6 dan RT 7 saat ini menggunakan perahu untuk beraktivitas sehari-hari," jelasnya.
Kemudian, saat ini tidak ada masyarakat yang diungksikan sementara. Dan kondisi di Kecamatan Lumbis, Lumbis Hulu hingga Lumbis Pansingan terjadi penurunan TMA Sungai Sembakung. Aktivitas masyarakat juga dilaporkan berlangsung lancar.
"Kondisi TMA di Kecamatan Lumbis, Lumbis ogong dan Lumbis Pansingan berangsur surut. Aktivitas masyarakat berangsur normal. Pemantauan akan terus dilakukan. Semoga banjir segera surut," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT