NUNUKAN - Upaya mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di wilayah perbatasan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Itu dibuktikan dengan peresmian Desa Persiapan Sei Kapal Jaya Taka, Kecamatan Seimenggaris, Selasa (18/5). Dalam peresmian itu, pelantikan juga dilakukan kepada Penjabat (Pj) Kepala Desa Persiapan Sei Kapal Jaya Taka.
Bupati Nunukan H.Irwan Sabri mengatakan, pemekaran desa bukan sekadar pemisahan wilayah administratif. Tetapi, langkah strategis pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Peresmian Desa Persiapan Sei Kapal Jaya Taka adalah bukti nyata komitmen pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat", ucap H. Irwan Sabri.
Dijelaskan, usai melalui tahapan pemekaran desa, selanjutnya status desa definitif nantinya, desa diharapkan memiliki kewenangan penuh dalam mengelola potensi lokal, guna mempercepat pembangunan infrastruktur, dan meningkatkan kesejahteraan warga secara mandiri.
Kemudian, ia menekankan pentingnya pengembangan potensi ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurutnya, Desa Sei Kapal Jaya Taka harus mampu memiliki produk unggulan atau sektor prioritas yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain itu, pemerintah desa diminta mulai menerapkan tata kelola berbasis digital untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan publik. Sebab, penggunaan teknologi dalam administrasi desa dinilai penting agar pelayanan lebih cepat, terbuka, dan bebas dari praktik pungutan liar.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada Desa Sekaduyan Taka sebagai desa induk yang dinilai memiliki peran besar dalam mendukung proses pemekaran desa baru tersebut.
“Pemekaran ini bukanlah perpisahan untuk menjauh, tetapi strategi bersama untuk mempercepat jangkauan pembangunan di wilayah kita. Dan berharap hubungan antara Desa Sei Kapal Jaya Taka dan Desa Sekaduyan Taka tetap harmonis serta saling mendukung, khususnya dalam pengelolaan batas wilayah dan pemanfaatan sumber daya alam," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT