NUNUKAN - Curah hujan tinggi yang terjadi sejak Minggu (17/5) hingga Selasa, (19/5) pagi membuat Kecamatan Krayan Timur terendam banjir. Kondisi ini membuat jembatan penyeberangan ikut terendam banjir hingga sulit dilalui masyarakat.
Camat Krayan Timur Marjuni mengatakan, dampak curah hujan yang tinggi membuat air beberapa anak sungai di wilayahnya meluap. Alhasil, beberapa jembatan penyebrangan sungai di wilayah Krayan Timur tergenangi air.
"Ketinggian air mulai 50 hingga 150 centimeter. Kondisi ini tidak bisa di lewati kendaraan roda 2 dan 4. Bahkan, warga yang ingin melintas tertahan," ucap Marjuni, Selasa (19/5).
Dijelaskan, adapun titik anak sungai pada jalan Nasional Long Bawan, Kecamatan Krayan-Long Umung Kecamatan Krayan Timur. Untuk jembatan penyebrangan Sungai Pa Lutut Ke Kantor Camat Krayan Timur, jembatan penyebrangan sungai Ke lokasi pemukiman masyarakat di Long Umung.
"Akibat dari meluapnya air di beberapa titik jembatan, kegiatan masyarakat dan kegiatan perkantoran terganggu," jelasnya.
Saat ini upaya penanganan dilakukan dengan pemantauan kondisi banjir di beberapa titik yang terdampak banjir bersama bersama personil BPPD Nunukan yang bertugas di Krayan. Kemudian, pihaknya berkordinasi dan meminta informasi dari pemerintah desa tentang kondisi banjir yang tidak dapat ditinjau karena tidak bisa dijangkau.
"Untuk penyebrangan masyarakat dan anak sekolah pada jembatan sungai ke lokasi Long Umung, di memanfaatkan perahu karet milik BPPD Nunukan," ungkapnya.
Dan aktivitas perkantoran di Kantor Camat Krayan Timur dibelakukan WFH karena jembatan penyebrangan ke kantor tidak bisa dilalui. "Personel yang ada di lapangan dari BPBD, kecamatan hingga desa," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT