Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Karhutla di Nunukan Bakar 10 Hektare Hutan dan Lahan

Asrullah RT • Jumat, 8 Mei 2026 | 16:18 WIB
PEMADAMAN : Personel gabungan berjilbab memadamkan api yang menghanguskan sekitar 10 hektare lahan di Nunukan Selatan. 
PEMADAMAN : Personel gabungan berjilbab memadamkan api yang menghanguskan sekitar 10 hektare lahan di Nunukan Selatan. 

NUNUKAN - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan Selatan pada Kamis (7/5) sekitar pukul 15.00 WITA. Akibatnya, diperkirakan luas hutan dan lahan yang terbakaran mencapai puluhan hektare. 

Kepala Subsi Bidang Penyelamatan dan Evaluasi BPBD Nunukan, Hasanuddin menyampaikan informasi karhutla dilaporkan warga sekitar yang diperkirakan terjadi sejak Kamis (7/5) sekira pukul 15.00 WITA.

"Api mulai membakar lahan kemudian dilaporkan warga sekitar. Akibat kejadian karhutla diperkirakan luas hutan dan lahan yang terbakaran lebih dari 10 hektare," ucap Hasanuddin, Jumat (8/5). 

Dijelaskan, proses pemadaman membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebab, titik api di lokasi kebakaran sulit untuk dijangkau. Belum, lagi kondisi malam hari membuat jarak pandang personel gabungan yang turun terbatas. 

"Hingga malam ini pukul 21.30 WITA, api belum dapat dipadamkan sepenuhnya karena kondisi titik api yang sangat sulit dijangkau karena dikelilingi jurang yang tinggi," jelasnya. 

Lanjutnya, hal yang terus diantisipasi yakni meluasnya kebakaran yang mengarah ke pemukiman penduduk. Dan personel gabungan dari BPBD Nunukan, Polres Nunukan, Brimob dan KPH Nunukan, Lapas Nunukan, MPA dan warga sekitar berjibaku berhasil memadamkan api hingga tidak meluas ke pemukiman warga sekitar. 

"Seorang personil BPBD terluka akibat terkena sengatan lebah saat pemadaman. Kondisi dilapangan yang tidak ada sumber air, kondisi jalan yang sulit dan sangat berisiko dilalui armada mobil tangki air, kondisi gelap malam dan minum penerangan di wilayah berbukit dan jurang yang tinggi sehingga sangat menyulitkan untuk bisa menjangkau titik api saat ini," bebernya. 

Dan armada dan peralatan yang dikerahkan terdiri dari mobil tangki Damkarhutla BPBD, mobil Slip On BPBD, mobil pickup L300 BPBD, mobil slip on KPH 2 unit hingga kendaraan motor roda 2 milik BPBD, KPH, Brimob dan Polres Nunukan. 

"Kendala dilapangan sulitnya medan yan luas, daerah berbukit dan berjurang tinggi dan dalam. Sulitnya sumber air di lokasi pemadaman karhutla, kondisi malam hari sehingga terbatas jarak pandang, kurangnya peralatan penerangan, jalan yang rusak sehingga sulit dilalui unit kendaraan Damkarhutla," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#karhutla