NUNUKAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan melaksanakan razia serentak dalam rangka mewujudkan Zero Halinar. Razia kali ini melibatkan personel gabungan terdiri dari Polres Nunukan, BNNK Nunukan dan Kodim 0911/Nunukan pada Rabu, (6/5) malam.
Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan mengatakan, razia gabungan ini adalah tindak lanjut dari surat direktorat Jenderal Pemasyarakatan kantor wilayah Kalimantan Timur,17 April 2026 Nomor : W.18-UM.01.01-1792 tentang Pelaksanaan Ikrar Zero Halinar.
Dan merujuk dari surat tersebut Lapas Nunukan Menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) mulai dariTNI, Polri, BNN dan instansi terkait. “Untuk mengimplementasikan Zero Halinar tersebut, kami laksanakan razia gabungan sebagai langkah awal deteksi dini gangguan kamtib,” ucap Donny Setiawan.
Ia menegaskan, pelaksanaan razia gabungan serentak seperti ini harapannya agar terus dilaksanakan secara rutin tidak hanya pada hari hari tertentu. Segiatan seperti ini sangat berpengaruh pada keamanan dan ketertiban serta mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di Lapas Kelas IIB Nunukan.
“Terima kasih tak terhingga kami ucapkan kepada pihak yang siap membantu dan bersinergi dalam pelaksanaan tugas khususnya giat pada malam hari ini. Dan untuk hasil temuan akan ditindaklanjuti untuk dimusnahkan serta akan melakukan penegakan tata tertib jika ditemukan barang terlarang di dalam kamar hunian," tegasnya.
Sementara, Kepala BNNK Nunukan, Anton menambahkan, kedepannya kegiatan sidak gabungan dapat jadwalkan secara rutin karena pelaksanaan razia pada Lapas ini juga sebagai bentuk penerapan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang juga salah satu program unggulan BNN.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin solid dan menghasilkan langkah nyata dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba," tambahnya.
Untuk diketahui, razia gabungan serentak bersama ini melibatkan setidaknya 65 personel gabungan dari Polres Nunukan, BNNK dan Kodim 0911/Nunukan dilaksanakan agar tidak ada benda terlarang dan barang-barang terlarang dan berbahaya di dalam Lapas. Serta, meningkatkan kewaspadaan dengan deteksi dini keamanan dan ketertiban di Lapas Nunukan. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT