NUNUKAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan merilis capaian Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tahun 2025 yang menunjukkan tren positif dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender di wilayah perbatasan.
IKG Kabupaten Nunukan pada tahun 2025 tercatat sebesar 0,220, mengalami penurunan yang cukup drastis sebesar 0,142 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 0,362.
Kepala BPS Kabupaten Nunukan Dr. Iskandar Ahmaddien mengatakan, penurunan IKG ini melanjutkan tren perbaikan yang telah dicapai secara konsisten sejak 2020 lalu. Dan secara rata-rata, IKG Kabupaten Nunukan mengalami penurunan sebesar 0,050 poin per tahun selama lima tahun terakhir.
"Perbaikan di seluruh dimensi dilakukan. Sehingga, penurunan ketimpangan ini dipicu perbaikan pada tiga dimensi utama pembentuk IKG," ucap Dr. Iskandar Ahmaddien, Rabu (6/5).
Adapun tiga dimensi yang mengalami perbaikan pertama, dimensi kesehatan reproduksi. Keberhasilan dalam menunda usia kelahiran pertama perempuan menjadi faktor kunci. Dimana indikator perempuan yang melahirkan pertama di usia kurang dari 20 tahun (MHPK20) turun signifikan dari 0,334 menjadi 0,270.
Kemudian, dimensi kedua yakni dimensi pemberdayaan dengan akses pendidikan bagi perempuan juga menunjukkan kemajuan. Berdasarkan persentase penduduk perempuan usia 25 tahun ke atas dengan pendidikan minimal SMA meningkat menjadi 32,53 persen. Sehingga, memperkecil jarak kesenjangan dengan penduduk laki-laki.
"Dimensi pasar tenaga kerja adalah dimensi ketiga. Walaupun, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) secara umum mengalami penurunan imbas dinamika ekonomi, partisipasi perempuan tetap menunjukkan tren yang relatif dinamis dibandingkan laki-laki," jelasnya.
Atas capaian tersebut, Nunukan tercatat sebagai daerah terbaik di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Sebab, secara spasial, capaian Kabupaten Nunukan pada 2025 ini tergolong menonjol di tingkat provinsi. Bersama dengan Kabupaten Tana Tidung, Nunukan mencatatkan penurunan IKG paling signifikan di antara seluruh kabupaten/kota di Kaltara.
Kemudian, sebagai perbandingan, IKG Provinsi Kaltara secara keseluruhan berada di angka 0,340 pada 2025. "Dengan capaian IKG yang terus membaik, Kabupaten Nunukan optimis dapat terus membangun lingkungan yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakatnya tanpa memandang gender," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT