Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Diduga Dibakar Pemiliknya, Lahan Satu Hektare di Nunukan Selatan Ludes 

Asrullah RT • Rabu, 6 Mei 2026 | 19:52 WIB
PEMADAMAN : Personel Damkar Nunukan berjibaku melakukan pemadaman atas lahan yang terbakar di Kecamatan Nunukan Selatan. 
PEMADAMAN : Personel Damkar Nunukan berjibaku melakukan pemadaman atas lahan yang terbakar di Kecamatan Nunukan Selatan. 

NUNUKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Nunukan Selatan pada Rabu (6/5) sekitar pukul 12.09 WITA. Kebakaran yang terjadi diduga karena pembukaan lahan dilakukan dengan cara dibakar. 

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran, Nasruddin mengatakan, kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan tepatnya di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan. Informasi awal kebakaran lahan disampaikan masyarakat. Kemudian langsung ditindaklanjuti. 

"Informasi kebakaran diterima dari salah seorang warga. Kami menindaklanjuti informasi dengan menurunkan satu unit armada dan pertugas pemadam kebakaran," ucap Nasruddin, Rabu (6/5). 

Dijelaskan, dengan kondisi cuaca yang terik, membuat petugas Damkar Nunukan harus ekstra berusaha menjinakkan amukan si jago merah yang membakar lahan. Dan diperkirakan luas area lahan yang terbakar mencapai satu hektare.

"Proses pemadaman berlangsung hampir satu jam, petugas berusaha melakukan isolasi sebaran api dan melakukan pemadaman untuk menghindari kebakaran lahan yang lebih luas lagi," jelasnya. 

Lebih lanjut disampaikan, lahan yang terbakar diketahui milik warga setempat yakni Samsuddin (38). Dan terjadinya kebakaran lahan diakibatkan pembukaan lahan untuk berkebun yang dilakukan pemilik lahan.

"Pemilik lahan merintis kemudian membakar lahan. Karena cuaca sangat panas ditambah rumput di sekitar kering, api dengan cepat membesar dan menjalar sehingga menjadi tidak terkendali." bebernya.

Ia kembali mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Terutama pada kondisi cuaca kering yang rawan menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kepada seluruh warga dihimbau dan diingatkan untuk tidak membakar lahan dengan alasan dan dalih apa pun. Apalagi di tengah cuaca panas seperti saat ini. Sebab pembakaran sangat berisiko menimbulkan kebakaran yang lebih luas dan sulit dikendalikan,” tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#karhutla #kebakaran hutan #nunukan #kebakaran lahan