Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Puluhan Kilometer Jalan Rusak dari Kecamatan Krayan ke Krayan Tengah

Asrullah RT • Selasa, 5 Mei 2026 | 16:39 WIB
PERBAIKAN : Kondisi Jembatan Pa
PERBAIKAN : Kondisi Jembatan Pa'rengeb, Krayan Timur yang mengalami kerusakan kini telah diperbaiki. 

NUNUKAN - Kondisi jalan yang menjadi akses utama masyarakat di wilayah dataran tinggi Krayan mengalami rusak parah. Panjang jalan rusak tersebut mencapai puluhan kilometer (km) dari Kecamatan Krayan hingga Kecamatan Krayan Tengah. 

Itu diungkapkan Camat Krayan Timur, Marzuki kepada Radar Tarakan, Selasa (5/5). Menurutnya, kondisi jalan yang menghubungkan antara kecamatan tidak semua mengalami kerusakan. Namun, terdapat beberapa titik yang rusak parah. 

"Jalan yang rusak, tidak semuanya rusak ada beberapa titik. Kalau perkiraan panjang jalan yang masuk dalam perawatan tahun ini mulai dari Titik Nol Long Bawan Krayan - Long Umung, Krayan Timur - Binuang, Krayan Tengah kurang lebih 42 Km," ucal Marjuni.

Dijelaskan, tak hanya jalan yang mengalami kerusakan. Tetapi sejumlah titik jembatan juga mengalami kerusakan hingga menyulitkan kendaraan yang akan melintas. Seperti, jembatan Pa'rengeb, Krayan Timur. 

"Ini jembatan yang rusak hari Senin, pagi. Setelah saya sampaikan kepada pihak perusahaan yang sedang mengerjakan perawatan jalan Nasional Long Bawan - Long Umung - Ba Liku ,  Sorenya Jembatan yang rusak sudah di perbaiki," ungkapnya. 

Senada yang disampaikan Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli. Dengan kondisi jalan saat ini, pihaknya selalu mendapatkan pertanyaan atas peran pemerintah. Sebab, kondisi jalan rusak ini terus dirasakan masyarakat. 

"Masyarakat terus bertanya, dimana pemerintah? Apakah Krayan Selatan bagian NKRI? Pertanyaan ini terus sampaikan kepada kami sebagai pemerintah di kecamatan," keluhnya. 

Ia menegaskan, kesabaran masyarakat untuk terus menunggu perbaikannya jalan tak perlu diragukan lagi. Hanya saja, masyarakat bergantung dengan akses jalan untuk aktivitas kehidupan sehari-hari. 

"Masyarakat terus menunggu, kalau hal lain tadi bisa dimaklumi mereka. Ini soal keselamatan, perekonomian dan soal kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#perbatasan #nunukan #krayan #jalan rusak