Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Evaluasi KLA, Wujudkan Lingkungan Ramah dan Aman Bagi Anak di Nunukan

Asrullah RT • Minggu, 3 Mei 2026 | 20:22 WIB
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Nunukan, H. Muhammad Amin.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Nunukan, H. Muhammad Amin.

NUNUKAN - Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026 dilakukan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan. Ini membuktikan Pemkab Nunukan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak. 

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Setkab Nunukan, H. Muhammad Amin mengatakan, evaluasi yang dilakukan Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), DSP3A Nunukan bertujuan untuk melakukan pembinaan serta pendampingan teknis dalam pengisian evaluasi KLA. 

"Sebab, langkah ini krusial guna memastikan seluruh indikator pemenuhan hak anak di Kabupaten Nunukan terdata dan terimplementasi dengan baik," ucap Muhammad Amin, Sabtu (2/5). 

Menurutnya, status Kabupaten Layak Anak bukanlah sekadar penghargaan. Melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi generasi penerus. Dan melalui evaluasi yang dilaksanakan menjadi momentum untuk melihat sejauh mana pemenuhan hak anak telah berjalan. 

"Kehadiran perwakilan OPD dan forum masyarakat di sini menunjukkan sinergi yang kuat untuk membawa Nunukan menuju standar KLA yang lebih tinggi," jelasnya.

Lanjutnya, proses pembinaan dan pendampingan pengisian evaluasi tahun ini dipimpin langsung tim dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kalimantan Utara. 

Dan berdasarkan penyampaian ada beberapa poin-poin krusial dalam kuesioner evaluasi agar data yang disajikan akurat dan sesuai dengan fakta di lapangan.
Bahkan, kegiatan melibatkan 24 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terdiri dari berbagai instansi teknis di lingkungan Pemkab Nunukan serta 15 Forum Strategi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan lembaga jejaring perlindungan anak di Nunukan.

Karena itu, pihaknya berharap melalui rapat koordinasi ini, seluruh perangkat daerah dapat memahami peran masing-masing dalam memenuhi 5 klaster hak anak dan 24 indikator KLA. 

"Serta, keaktifan input data dan inovasi program dari tiap OPD menjadi kunci utama bagi Kabupaten Nunukan untuk meraih hasil maksimal dalam penilaian KLA tingkat nasional tahun 2026," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#anak #kota layak anak #nunukan #KLA