Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Akses Pendidikan Anak PMI Jadi Komitmen bersama Kerajaan Malaysia dan Pemerintah Indonesia

Asrullah RT • Rabu, 29 April 2026 | 15:54 WIB
GENERASI BANGSA : Sebanyak 152 siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 9 yang mengenyam pendidikan di CLC Teck Guan Sebatik. 
GENERASI BANGSA : Sebanyak 152 siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 9 yang mengenyam pendidikan di CLC Teck Guan Sebatik. 

NUNUKAN - Consulate Goes to Community Learning Center (CLC) kembali dilaksanakan Konsulat RI Tawau. Kali ini, kunjungan dilakukan ke siswa-siswi yang merupakan anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di CLC Teck Guan Sebatik. Tak hayalan, kehadiran tim Konsulat RI Tawau disambut dengan penuh antusias para siswa dan tenaga pengajar.

Acting Konsul RI Tawau, Dino Nurwahyudin mengatakan, kegiatan yang digelar merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memberikan perhatian, bantuan dan dukungan terhadap pendidikan anak-anak Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah kerja Konsulat RI Tawau.

Dan CLC Teck Guan Sebatik merupakan salah satu pusat kegiatan belajar yang berada di ladang milik syarikat Teck Guan di Pulau Sebatik. Berdasarkan data jumlah siswa sebanyak 152 orang yang merupakan siswa dari kelas 1 hingga kelas 9. 

"Kami menyampaikan apresiasi dan kepada pihak syarikat Teck Guan atas kerjasama dan dukungan yang telah diberikan sehingga anak-anak PMI yang meski bekerja di ladang sawit Pulau Sebatik tetap dapat mengeyam pendidikan demi masa depan mereka yang lebih baik," ucap Dino Nurwahyudin, Rabu (29/4). 

Ia menegaskan akses pendidikan bagi seluruh anak-anak tanpa melihat latar belakang. Dan hal ini merupakan komitmen bersama antara Kerajaan Malaysia dan Pemerintah Indonesia.

Karena itu, pihaknya menyampaikan bahwa perjuangan para pahlawan kemerdekaan, Indonesia telah menjadi negara yang berhasil menguasai berbagai teknologi tinggi. Untuk terus membangun kekuatan dan meningkatkan keunggulannya tersebut, Indonesia memerlukan anak-anak muda yang pandai, terampil, mau bekerja keras dan memiliki akhlak mulia. 

"Para siswa yang hadir diminta agar terus melanjutkan pendidikan setinggi mungkin dan belajar sungguh-sungguh agar kelak tidak saja menjadi kebanggaan orang tua tapi juga masyarakat Indonesia," pesannya. 

Selain itu, ia berpesan agar orang tua anak PMI terus mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anaknya hingga ke jenjang yang setinggi mungkin. Dan dapat menyisihkan sebagian pendapatan sebagai investasi pendidikan anak-anak. 

"Tujuannya, agar mereka memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," bebernya. 

Sementara itu, perwakilan syarikat Teck Guan, Euriz Mel Balarute, menyampaikan bahwa Syarikat Tech Guan memiliki komitmen penuh untuk memfasilitasi anak-anak PMI yang bekerja di syarikatnya. Saat ini terdapat 6 CLC yang tersebar di beberapa ladang sawit. 

"Keberadaan CLC tersebut telah memberi dampak positif terhadap produktifitas PMI. Syarikat akan terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana CLC yang ada, termasuk fasilitas untuk para guru," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#nunukan #anak pmi #malaysia #pmi #pekerja migran indonesia