Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kosmetik Asal Negeri Jiran Diamankan Lanal Nunukan bersama Tim Gabungan

Asrullah RT • Sabtu, 25 April 2026 | 21:11 WIB
KOSMETIK ILEGAL : Danlanal Nunukan, Kolonel Laut (P) Slamet Ariyadi saat memimpin press release pengungkapan kosmetik ilegal, Sabtu (25/4). 
KOSMETIK ILEGAL : Danlanal Nunukan, Kolonel Laut (P) Slamet Ariyadi saat memimpin press release pengungkapan kosmetik ilegal, Sabtu (25/4). 

NUNUKAN - Penyelundupan kosmetik ilegal di wilayah Indonesia kembali digagalkan Lanal Nunukan. Barang ilegal tersebut seludupkan menggunakan speedboat dari Tawau, Malaysia masuk ke wilayah Indonesia
melalui perairan Sebatik, Jumat (24/4). 

Danlanal Nunukan, Kolonel Laut (P) Slamet Ariyadi mengatakan, penggagalan penyelundupan kosmetik ilegal dengan merek berlian dan tanpa merek asal Tawau, Malaysia dilakukan Tim Quick Response Lanal Nunukan bersama tim gubungan. 

Diantaranya, Satgas Intelstrat Asahan 26 Bais TNI, Satgas Ops Inteljen Samurai-26.I Pusintelal, Satgas Intelmar 26, Tim 16 Sebatik dan Satgas Intelstrat Citarum Bais TNI.  "Jumlah keseluruhan kosmetik ilegal yang diamankan sebanyak 1.832 item," ucap Danlanal Nunukan, Kolonel Laut (P) Slamet Ariyadi, Sabtu (25/4). 

Dijelaskan, penggagalan penyelundupan kosmetik tersebut bermula dari informasi yang diterima Tim Quick Response Lanal Nunukan akan adanya upaya penyeludupan kosmetik ilegal. Penyelundupan kosmetik diketahui berasal dari Tawau, Malaysia yang akan masuk ke wilayah indonesia melalui perairan Sebatik.

"Berdasarkan laporan tersebut, saya memerintahkan untuk melaksanakan operasi keamanan laut terbatas (Ops Kamlatas) di perairan Sebatik, Nunukan. Sasaran penyekatan pemantauan dan pemeriksaan terhadap speedboat yang melintas atau akan sandar di titik-titik pelabuhan tikus, termasuk pangkalan tradisonal," jelasnya. 

Kemudian personel menggunakan Speedboat Posal Sei Pancang melakukan patroli di perairan Sebatik. Dan hasilnya belum ditemukan adanya speedboat melintas membawa muatan kosmetik. Dan sekira pukul 19.30 WITA, personel Posal Sei Pancang melihat satu unit speedboat yang berasal dari Tawau, Malaysia. 

Selanjutnya, personel gabungan melaksanakan pemantauan sejak memasuki perairan perbatasan hingga melintasi alur sungai Somel Wilayah Sebatik Indonesia. Speedboat tersebut menuju pangkalan tradisional Lalosalok. Diketahui speedboat membawa muatan bahan pokok berupa beras dan minyak goreng untuk kebutuhan masyarakat Sebatik. 

"Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, tim menemukan adanya kejanggalan pada empat kotak kardus besar yang dilakban berwarna cokelat. Keempat kotak tersebut disimpan di bagian tengah muatan, tepatnya tertindih muatan beras dan minyak," ungkapnya. 

Saat pemeriksaan dengan membuka salah satu kotak yang disaksikan buruh angkut ditemukan isi kotak tersebut berupa barang yang diduga kosmetik ilegal asal Tawau, Malaysia. Barang bukti tersebut beserta motoris diamankan dan dikawal menuju Posal Sei Pancang kemudian dibawa menuju Mako Lanal Nunukan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Hasil pemeriksaan motoris yakni MR bermukim Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Utara. Adapun barang bukti yang diamankan yakni kosmetik merek Berlian sebanyak 98 pcs dimana 1 pcs berisi 4 item dengan total 392 item. Kosmetik tanpa merek/bahan campuran sebanyak 144 kotak  setiap 1 KOTAK berisi 10 item dengan total 1.440 item. Jumlah keseluruhan kosmetik ilegal sebanyak 1.832 item," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#kosmetik ilegal #nunukan #malaysia #barang ilegal #lanal nunukan