NUNUKAN - Layanan operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nunukan bertambah. Sebanyak ribuan penerima manfaat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Selisun 2 yang dilaksanakan Yayasan Astrada Garuda Jaya.
Ketua Yayasan Astrada Garuda Jaya Ibnu Saud mengatakan, kehadiran pihaknya merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi masyarakat.
Tercatat, hingga saat, ini Kabupaten Nunukan memiliki 13 unit, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 27.931 orang. “Program ini memiliki tujuan strategis, mulai dari meningkatkan kualitas gizi ibu hamil dan anak-anak, mendukung konsentrasi belajar siswa, hingga membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif,” ucap Ibnu Saud, Senin (20/4).
Dijelaskan, program MBG memberikan dampak ekonomi yang signifikan dengan melibatkan petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal. Karena itu, penggunaan bahan pangan lokal menjadi prioritas utama.
Sementara itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menambahkan keberadaan dapur MBG Selisun 2 akan memperluas jangkauan layanan program di wilayah Nunukan Selatan.
“Program MBG terus berkembang dan memberikan dampak nyata, baik dalam pemenuhan gizi masyarakat maupun peningkatan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja,” bebernya.
Ia menegaskan pentingnya percepatan distribusi layanan, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil, guna menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi mendatang. Dan mengingatkan program MBG merupakan investasi jangka panjang.
Sehingga,kualitas layanan harus terus dijaga, terutama dalam aspek kebersihan dan keamanan makanan. "Kepada pengelola SPPG Selisun, saya harapkan untuk selalu mengutamakan kebersihan dan memberikan pelayanan terbaik dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Untuk diketahui, data penerima manfaat Dapur Umum SPPG Selisun 2 akan melayani sebanyak 1.009 penerima manfaat. Terdiri dari tiga sekolah TK/PAUD dan sekolah SMAN 1 Nunukan Selatan. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT