Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Hingga April Belasan Karhutla Terjadi, Begini Imbauan BPBD Nunukan 

Asrullah RT • Senin, 20 April 2026 | 19:25 WIB
Kasubsi Penyelamatan dan Evaluasi BPBD Nunukan Hasanuddin
Kasubsi Penyelamatan dan Evaluasi BPBD Nunukan Hasanuddin

NUNUKAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan mencatatkan belasan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Nunukan. Jumlah tersebut terbilang meningkat dibandingkan kejadian pada 2025.

Kepala Subsi Bidang Penyelamatan dan Evaluasi BPBD Nunukan, Hasanuddin mengatakan, secara umum kejadian karhutla 2026 jauh lebih besar dibanding 2025 lalu. Tercatat, sepanjang 2025 kejadian karhutla sebanyak 11 kejadian. Sementara di 2026 sejak Januari hingga Maret sebanyak 17 kejadian karhutla. 

"Bila dibandingkan periode yang sama di Januari- Maret 2025 hanya ada 2 kejadian karhutla sementara di 2026 sudah ada 17 kejadian. Artinya, terjadi kenaikan lebih dari 8 kali lipat diperiode yang sama," ucap Hasanuddin, Senin (20/4).

Dijelaskan, kejadian karhutla sebagian besar akibat upaya pembukaan lahan untuk keperluan perkebunan dengan cara membakar yang tidak terkendali terutama saat cuaca panas dan kering. Kemudian, wilayah rawan antara lain Kecamatan Nunukan dan Nunukan selatan. 

"BPBD Nunukan, senantiasa siap siaga baik personel, peralatan maupun armada pemadaman karhutla dan tetap berkoordinasi baik teman-teman di KPH, Damkar, TNI dan Polri," jelasnya.

Ia mengakui, proses penanganan di lapangan tidak berjalan mulus. Sebab, ada beberapa kendala lapangan antara lain lokasi karhutla yang kadang sulit dijangkau dengan armada mobil damkar. Sehingga harus dilakukan pemadaman secara manual dengan alat pompa gendong dan alat pemukul api serta dahan dan ranting. 

"Kondisi wilayah karhutla yang sulit bahkan tidak ada sumber air yang dekat untuk pemadaman. Sehingga, menghambat proses pemadaman yang cepat. Alhamdulillah untuk koordinasi berjalan baik, saling memberikan informasi karhutla dan turun bersama untuk pemadaman," bebernya.

Lanjutnya, terkait antisipasi penanganan karhutla Pemkab Nunukan telah mengeluarkan SK Bupati tentang Tim Pengendalian Karhutla Tahun 2026 yang berisi seluruh unsur OPD, instansi dan TNI Polri. Kemudian, upaya preventif menjadi domain dari Dinas Lingkungan Hidup. 

Ia menegaskan, BPBD Nunukan bersama tim di lapangan termasuk TNI Polri juga selalu memberikan himbauan dan pemahaman kepada warga agar tidak membuka lahan membakar. Serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar apalagi di lahan yang dekat dengan pemukiman karena akan sangat berisiko apabila terjadi karhutla yang tidak terkendali. 

"Kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Dan segera memberikan informasi apabila ada kejadian karhutla disekitar warga, dan dukungan dari warga dan aparat setempat (RT, RW, Lurah) dalam upaya aktif untuk memberikan himbauan pencegahan karhutla dan dampak/bahaya karhutla. Diharapkan dukungan aktif dari warga dalam upaya pemadaman di lapangan agar karhutla yang terjadi bisa segera diatasi agar tidak menjadi lebih luas dan berdampak lebih besar," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#karhutla #kebakaran hutan #bpbd #nunukan #kebakaran lahan