Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jalan Masih Sulit Dilalui, Ketersediaan Kebutuhan Masyarakat di Krayan Masih Terbatas

Asrullah RT • Minggu, 29 Maret 2026 | 21:07 WIB

RUSAK : Kondisi jalan penghubung antar kecamatan di Krayan Selatan rusak parah hingga sulit dilalui.
RUSAK : Kondisi jalan penghubung antar kecamatan di Krayan Selatan rusak parah hingga sulit dilalui.


NUNUKAN - Mobilitas orang dan barang menuju Kecamatan Krayan Selatan saat masih terbatas. Sebab, ruas jalan yang menghubungkan antar kecamatan seperti kubangan hingga menyulitkan kendaraan melintas.

Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli mengatakan, saat ini di wilayahnya tidak terjadi hujan beberapa hari terakhir. Namun, kondisi jalan tetap sulit untuk dilalui. "Kondisi sekarang cuaca kering 5 hari ini, tapi jalan masih susah dilewati dengan kubangan-kubangan. Jadi sulit dilewati," ucap Oktavianus Ramli, Minggu (29/3).

Dijelaskan, distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan sembilan bahan pokok (sembako) ke wilayah sangat terdampak karena kondisi jalan yang sulit dilalui. Dampaknya, stok kebutuhan masyarakat saat ini sangat terbatas.

"Untuk BBM operasional PLN, dua hari lalu 1 ton pasokan BBM dari Long Bawan. BBM untuk masyarakat masih kurang. Dan Minggu ini hanya sekali pengantaran 1 ton BBM jenis Partalite dan 1 ton Solor. Jumlah ini masih blm mencukupi. Karena biasanya kali kali sebulan dengan jumlah tidak tentu 700 hingga 1 ton," jelasnya.

Sementara, untuk kebutuhan masyarakat seperti sembako saat ini masih minim. Sebab, distribusi sembako ketika jalan rusak tidak semua pemilik kendaraan mau mengangkut sembako ke Krayan Selatan.

"Kebutuhan yang lain masih dikatakan minim. Karena mobil-mobil tertentu yang bisa masuk bawa barang kebutuhan masyarakat. Itu pun jumlah barang yang dibawa terbatas," bebernya.

Lanjutnya, karena kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui, membuat perjalanan memakan waktu yang tidak sebentar. Bahkan, bisa berha-hari. Padahal, jika kondisi jalan baik perjalanan hanya memakan waktu 2 hingga 3 jam.

"Ini (jalan rusak) panjangnya kurang lebih 300 meter. Untuk sementara titik-titik yang sangat parah di wilayah Kecamatan Krayan Barat. Hampir 80 persen badan jalan hancur," katanya.

Karena situasi ini, pihaknya berharap, pemerintah melakukan perbaikan dengan peningkatan jalan. Sebab, jika hanya sekedar dilakukan perbaikan, jalan akan kembali rusak. Sebab, ada beberapa titik jalan yang telah dikerjakan dengan peningkatan jalan kondisinya masih bagus hingga saat ini.

"Ada beberapa spot yang telah di kerjakan tahun kemaren dengan timbunan material batu, sampai hari tidak rusak. Kalau judulnya peningkatan dengan penimbunan material batu di jamin aman dan tahan," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#nunukan #krayan #jalan rusak