NUNUKAN - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan mencatatkan pelintas Nunukan-Tawau, Malaysia dan sebaliknya berlangsung landai. Sebab, periode libur Idulfitri pada 18 hingga 24 Maret 2026 total sebanyak 1.034 orang yang berangkat ke Tawau, Malaysia.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Kasi Tikim) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Donly mengatakan, jumlah keberangkatan dan kedatangan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan terbilang stabil.
Dari 1.034 orang yang berangkat terdiri dari Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 890 orang yang terdiri dari 426 laki-laki dan 464 perempuan. Sementara itu, Warga Negara Asing (WNA) tercatat 144 orang, terdiri dari 74 laki-laki dan 70 perempuan.
"Untuk kedatangan, total sebanyak 968 orang. Sebanyak 659 orang merupakan WNI, WNA sebanyak 309 orang," ucap Kasi Tikim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Donly, Selasa (24/3).
Dijelaskan, perlintasan melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan-Tawau, Malaysia dan sebaliknya terbilang tak jauh berbeda. Artinya masyarakat yang berangkat dan kembali dalam waktu dekat.
Dirincikan, pada Rabu (18/3) sebanyak 397 orang yang melintas. Sementara kedatangan pada Kamis (24/3) sebanyak 400 orang. "Dilihat rentetan harinya, yang berangkat hanya beberapa hari kemudian kembali, hanya beberapa hari di Malaysia,” ungkapnya.
Ia menilai, mayoritas pelintas merupakan warga Nunukan yang memanfaatkan momen libur untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan wisata. Sebab, kedekatan antara Nunukan dan Tawau menjadi faktor utama.
Ia menegaskan, selama momen libur Idulfitri 1447 Hijriah pengawasan keimigrasian tetap berjalan optimal. "Kami tetap melakukan pengawasan sesuai prosedur. Pelayanan juga berjalan lancar tanpa kendala berarti," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT