NUNUKAN – Jelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan memantau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG. Hasilnya, kebutuhan berada dalam kondisi aman menghadapi perayaan Idulfitri.
Itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Setda Nunukan, Rohadiansyah saat Rapat Koordinasi pimpinan OPD yang dipimpin langsung Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Senin (16/3).
Dimana, stabilitas pasokan energi dan kebutuhan pokok masyarakat menjadi perhatian. Dan untuk memastikan seluruhnya berjalan lancar, pemerintah daerah melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan sektor energi. Terutama distribusi BBM dan LPG yang menjadi kebutuhan vital masyarakat selama periode lebaran.
"Berdasarkan laporan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait, stok BBM di wilayah Kabupaten Nunukan hingga saat ini masih dalam kondisi aman.
Untuk stok BBM dan LPG selama libur lebaran dalam kondisi aman,” ucap Rohadiansyah.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap distribusi energi di sejumlah titik strategis. Seperti wilayah perkotaan dan daerah perbatasan, guna memastikan pasokan tetap berjalan lancar.
"Pemerintah ingin memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun gangguan distribusi yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat," tegasnya.
Mendengar penyampaian tersebut, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri berpesan agar seluruh jajaran pemerintah daerah tidak lengah. Baginya, antisipasi sejak dini harus dilakukan. Dan harus sigap membaca situasi di lapangan dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar tetap berjalan.
“Walaupun stok kita aman, kita tidak boleh lengah. Kita harus terus memantau perkembangan, terutama jika ada kebijakan nasional yang berdampak pada distribusi atau harga BBM di daerah,” pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT