NUNUKAN - Kondisi medan jalan menuju Kecamatan Krayan Selatan mengalami rusak parah. Situasi ini berdampak pada mobilitas orang dan barang yang terhambat dikarenakan kendaraan yang digunakan sulit melintas.
Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli mengatakan, kondisi di wilayah kini kekurangan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sementara, proses distribusi BBM dari Kecamatan Krayan menuju Krayan Selatan terhambat.
"Di Selatan mulai langka BBM. Karena BBM dibawa melalui jalan ini (jalan rusak). Memang kondisi jalan Lembudud- Long Layu saat ini sangat rusak parah. Kendaraan sudah tidak mampu lewat. Jika jalanbagus perjalanan normal 1-2 jam, sekarang 12 jam dan lebih ketika mobil amblas," ucap Oktavianus Ramli, Ahad (15/3).
Dijelaskan, selain itu ia mengaku untuk keluar wilayahnya begitu sulit. Sebab, untuk jalur darat kondisi jalan sangat sulit dilalui. Sementara, melalui jalur udara kondisi bandara tidak memungkinkan untuk dilandasi pesawat.
"Saya selaku camat kesulitan kalau ada panggilan menghadiri pertemuan di Nunukan. Kesulitan keluar, jalan sudah lumpuh seperti ini. Dan landasan pesawat licin karena hujan, pesawat tidak bisa mendarat. Tidak ada lagi jalan lain," ungkapnya.
Dijelaskan, sulitnya akses akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Sebab, sejumlah kebutuhan masyarakat dipasok dari luar wilayah dataran tinggi Krayan.
"Karena badan jalan hanya tanah biasa. Bagaimana jika jalan satu-satunya penghubung antar desa dan kecamatan. Ini urat nadi ekonomi untuk Krayan Selatan dan Krayan Tengah. Tidak ada jalan alternatif lain," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT