NUNUKAN - Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sejumlah toko dan tempat penjualan di wilayah Kecamatan Sebatik disasar Pemerintah Kecamatan Sebatik bersama instansi terkait, Rabu (11/3) . Ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari makanan dan minum (mamin) kedaluwarsa dan tak layak konsumsi.
Kasi Trantib Kecamatan Sebatik, Hadriani mengatakan, upaya penarikan makanan kadaluwarsa dilakukan sebagai langkah pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas keamanan, ketertiban umum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para konsumen.
Pemeriksaan kali melibatkan tim kesehatan dari Puskesmas Sei Taiwan untuk melakukan pemeriksaan di sejumlah toko, kios dan tempat usaha yang menjual bahan makanan maupun minuman kemasan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan mengecek tanggal kedaluwarsa pada berbagai produk makanan, minuman dan lainnya.
Produk yang ditemukan telah melewati masa kedaluwarsa langsung ditarik dari peredaran guna mencegah potensi risiko kesehatan bagi masyarakat.
Karena ini merupakan langkah preventif pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat berbelanja dengan aman menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dimana momen ini aktivitas perdagangan biasanya meningkat cukup signifikan.
“Menjelang hari besar keagamaan seperti Idulfitri, biasanya terjadi peningkatan penjualan berbagai kebutuhan pokok dan makanan kemasan. Karena itu, pengawasan terhadap produk yang beredar sangat penting agar masyarakat tidak dirugikan dan tetap terlindungi dari konsumsi barang yang sudah tidak layak,” ungkapnya.
Ia menegaskan, selain melakukan penarikan produk kedaluwarsa, tim juga memberikan imbauan dan edukasi kepada para pedagang agar lebih teliti dalam memeriksa masa berlaku produk yang dijual kepada konsumen.
"Para pemilik usaha diharapkan secara rutin melakukan pengecekan stok barang serta segera menarik produk yang sudah mendekati atau melewati tanggal kedaluwarsa," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT