Kondisi Jalan di Krayan Semakin Sulit Dilalui, Distribusi BBM hingga Sembako Terhambat

Asrullah RT • Dipublikasikan Senin, 9 Maret 2026 | 14:29 WIB

RUSAK : Kondisi jalan antar kecamatan sulit dilalui kendaraan yang mengangkut kebutuhan sehari-hari masyarakat.
RUSAK : Kondisi jalan antar kecamatan sulit dilalui kendaraan yang mengangkut kebutuhan sehari-hari masyarakat.


NUNUKAN - Wilayah dataran tinggi Krayan terus diguyur hujan belakangan ini. Situasi ini membuat ruas jalan provinsi yang menghubungkan antara kecamatan sulit dilalui kendaraan roda dua hingga roda empat.

Kondisi ini diungkapkan Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli, Senin (9/3). Ia menceritakan, intensitas hujan di wilayahnya cukup tinggi. Situasi ini membuat kondisi jalan semakin sulit untuk dilalui.

"Beberapa hari hujan, kondisi jalan semakin parah. Banyak kendaraan kesulitan untuk melintas dari Kecamatan Krayan ke Krayan Selatan begitu juga sebaliknya," ucap Oktavianus Ramli.

Dijelaskan, saat ini stok kebutuhan masyarakat baik bahan bakar minyak (BBM) hingga sembilan bahan pokok (sembako) kian menipis. Ini merupakan dampak dari sulitnya jalan yang dilalui kendaraan untuk memenuhi stok kebutuhan masyarakat.

"Kini stik BBM sudah mulai menipis. Sebab, kendaraan pengangkut BBM ke Krayan Selatan dari Krayan Induk kewalahan dengan kondisi jalan. Banyak mobil dari Selatan tidak bisa keluar, demikian juga Krayan Induk ke Selatan," jelasnya.

Ia mengakui, jika intensitas hujan tinggi terus terjadi hingga sepekan kedepan masyarakat bakal terisolasi. Sebab, karena kondisi cuaca juga berimbas pada tranportasi udara.

"Demikian juga akses udara. Minggu ini batal penerbangan karena cuaca dan landasan licin. Kalau hujan terus ke depan memang masyarakat tidak bisa keluar. Karena jalan lingkar provinsi menghubung 2 kecamatan yaitu Kecamatan Krayan Selatan dan Krayan Tengah dari Krayan Induk," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
bbm akses jalan nunukan krayan sembako jalan rusak