Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Perkuat Perencanaan dan Strategi Pembangunan di Wilayah Perbatasan, Ini yang Dilakukan BPPD Nunukan

Asrullah RT • Kamis, 5 Maret 2026 | 15:23 WIB

 

KOORDINASI : Kepala BPPD Nunukan, Robby Nahak Serang saat bertemu Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum pada BLU UPBU Juwata Tarakan, Choirul Ichsan.
KOORDINASI : Kepala BPPD Nunukan, Robby Nahak Serang saat bertemu Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum pada BLU UPBU Juwata Tarakan, Choirul Ichsan.

NUNUKAN - Percepatan pembangunan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Seperti memperkuat perencanaan dan strategi pembangunan yang terarah serta terukur untuk di wilayah perbatasan.

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Nunukan, Robby Nahak Serang mengatakan, hal ini menjadi perhatian serius Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan. Sebab, pembangunan wilayah perbatasan membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dengan melibatkan berbagai komponen, baik dari sisi birokrasi, politik maupun sektor bisnis.

“Bupati Nunukan tetap konsisten mendorong percepatan pembangunan wilayah perbatasan. Dari berbagai kunjungan ke daerah terpencil yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, salah satu persoalan utama yang menjadi perhatian adalah akses infrastruktur jalan dan transportasi,” ucap Robby Nahan Serang, Kamis (5/3).

Dijelaskan, keterbatasan akses tersebut menyebabkan sejumlah wilayah masih mengalami keterisolasian. Sehingga, menyulitkan masyarakat dalam memperoleh layanan dasar maupun distribusi kebutuhan pokok.

Dan untuk mengatasi persoalan ini, pihaknya terus melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap program penerbangan perintis yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Program tersebut dinilai menjadi salah satu solusi dalam membuka konektivitas transportasi udara menuju wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Nunukan.

Karena itu, dalam penyusunan program penerbangan perintis diperlukan skema dan strategi yang saling melengkapi. Termasuk dukungan subsidi penumpang, barang, maupun kargo, serta pengembangan jaringan transportasi tambahan menuju daerah yang belum terjangkau.

“Tidak hanya soal pemenuhan program atau kegiatan, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek sosial, budaya. Dan hubungan kekerabatan masyarakat perbatasan. Semua itu menjadi bagian penting dalam perencanaan konektivitas transportasi," ungkapnya.

Lanjutnya, salah satu wilayah yang menjadi perhatian pemerintah daerah yakni Kecamatan Lumbis Hulu. Secara teknis, wilayah tersebut telah memiliki fasilitas kebandaraan yang memungkinkan didarati pesawat berbadan kecil. Sehingga, berpotensi dikembangkan sebagai jalur transportasi udara bersubsidi.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan barang melalui skema subsidi kargo. Selama ini, distribusi barang ke wilayah perbatasan masih banyak bergantung pada jalur kargo dari Tarakan. Kondisi tersebut dinilai perlu dievaluasi agar distribusi logistik juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Nunukan.

“Pemberdayaan ekonomi lokal dalam distribusi barang perlu menjadi perhatian. Dengan begitu, rantai ekonomi di daerah juga bergerak dan memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat Nunukan,” bebernya.

Guna meningkatkan konektivitas transportasi udara, ia melakukan pertemuan dengan Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum pada Badan Layanan Umum Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Juwata Tarakan, Choirul Ichsan di Tarakan.

Melalui pertemuan tersebut, sejumlah hal strategis terkait penguatan konektivitas penerbangan menuju wilayah perbatasan, termasuk dukungan teknis terhadap pengembangan penerbangan perintis serta optimalisasi fungsi bandara sebagai simpul transportasi udara di Kalimantan Utara.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola bandara sangat penting untuk memastikan konektivitas udara dapat berjalan optimal. Terutama dalam mendukung program penerbangan perintis ke daerah terpencil di wilayah Nunukan," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#perbatasan #nunukan #bandara #juwata tarakan #bppd