NUNUKAN - Pria paruh baya inisial L (56) ditemukan tewas pada Selasa, (3/3) sekira pukul 7.40 WITA di Jalan Sei Fatimah, Nunukan Barat. Korban ditemukan berada di kamar mandi dalam posisi gantung diri.
Kasi Humas Polres Nunukan Iptu Sunarwan mengatakan, berdasarkan keterangan sang anak, korban ditemukan berada di dalam kamar mandi dalam keadaan pintu terkunci dari dalam. Dan korban tinggal dirumah bersama 2 anaknya yakni W dan M.
Sementara, sang istri berada dikampung Baubau, Sulteng sedang menghadiri acara pernikahan keluarga."Sekitar pukul 04.00 WITA, M mendengar korban keluar dari dalam kamar. Tidak lama kemudian mendengar seperti ada suara teriakan. Namun, M tidak terlalu memperhatikan karena keadaan mengantuk," ucap Ipda Sunarwan, Selasa (3/3).
Keberadaan korban baru diketahui sekitar pukul 07.40 WITA. Saat itu, M bangun tidur dan rencana ingin mandi. Namun, ketika ingin masuk ke kamar mandi, posisi pintu kamar mandi tidak bisa terbuka dan terkunci dari dalam.
"Lalu M mengintip dari celah pintu dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali," jelasnya.
Dijelaskan, menurut keterangan anak korban, bahwa L udah lama mengalami sakit komplikasi dan sering sakit-sakitan. Ini diperkuat dengan beberapa jenis obat milik korban terbungkus dalam plastik warna hitam tergelak di meja dapur.
"Di tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik. Personel telah melakukan olah TKP, membawa korban ke RSUD dan mengumpulkan keterangan saksi saksi," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT