Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kenalkan Kopi Krayan ke Pasar yang Lebih Luas, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Nunukan

Asrullah RT • Senin, 2 Maret 2026 | 17:57 WIB

PENGUATAN : Kepala DPMD Nunukan, Helmi Pudaaslikar saat bertemu dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan, Senin (2/3).
PENGUATAN : Kepala DPMD Nunukan, Helmi Pudaaslikar saat bertemu dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan, Senin (2/3).

NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan terus memaksimalkan potensi setiap desa. Buktinya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Nunukan melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan untuk memaksimalkan satu desa, satu program unggulan berbasis potensi lokal melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kepala DPMD Nunukan, Helmi Pudaaslikar mengatakan, saat ini, upaya Pemkab Nunukan mendorong setiap BUMDes yang ada. Seperti BUMDes di Krayan yang memiliki olahan biji kopimenjadi bubuk, saat ini penggunaannya untuk domestik di Krayan saja.

"Untuk kelebihannya bisa dijual keluar. Kami telah berkoordinasi dengan BPOM Tarakan. Dari hasil pertemuan itu ada beberapa kesepakatan yang akan dijalankan," ucap Helmi Pudaaslikar, Senin (2/3).

Dijelaskan, dari hasil koordinasi ini tercapai kesepakatan untuk mendampingi BUMDes agar produk Kopi Krayan menjadi bubuk kopi yang aman untuk dijual dan dikonsumsi sesuai standar kesehatan.

"Dengan demikian, nanti kopi Krayan akan jadi produk yang setara kelasnya dengan kopi yang beredar di pasaran," jelasnya.

Selanjutnya, pendampingan bakal dilakukan pada April 2026 mendatang. Lokasi yang akan menjadi tempat pelaksanaan yakni Kecamatan Krayan Selatan. Dan melibatkan pengurus BUMDes dan petani kopi Krayan.

"Kami sepakat untuk menjadwalkan sosialisasi di Krayan Selatan pada bulan April mendatang. Sosialisasi mengenai standar pengolahan/produksi kopi menjadi bubuk kopi. Nanti jika sukses, maka Krayan gak perlu lagi datangkan kopi dari luar untuk kebutuhannya," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#kopi #nunukan #bpom #krayan