NUNUKAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan mencatatkan puluhan kecamatan saat ini terendam banjir. Kondisi ini diakibatkan karena curah hujan tinggi yang terjadi sejak Selasa (24/2).
Kasubid Evaluasi BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin mengatakan, akibat curah hujan tinggi dibeberapa wilayah kecamatan di Nunukan. Hal ini mengakibatkan meluapnya permukaan air Sungai Sembakung dan sungai di wilayah Krayan.
"Sesuai hasil pantauan personil BPBD Pos Kecamatan dan informasi dari kecamatan total ada 10 kecamatan yang terdampak banjir," ucap Hasanuddin, Rabu (25/2).
Adapun wilayah terdampak banjir yakni Kecamatan Lumbis Hulu, Lumbis Pensiangan, Lumbis Ogong, Lumbis, Sembakung Atulai, Sembakung, Sebuku. Kemudian, Kecamatan Krayan, Krayan Timur dan Krayan Barat.
"Banjir mengakibatkan pemukiman warga terendam banjir yang disertai dengan material kayu dan lumpur. Banjir juga mengakibatkan terendamnya fasilitas umum, pasar dan robohnya beberapa tiang listrik PLN di Lumbis Hulu," ungkapnya.
Ia menegaskan, untuk data terdampak saat ini masih proses pendataan yang dilakukan personil BPBD dan kecamatan. Dan hingga Rabu, (25/2) siang, dilaporkan ada 15 warga yang mengungsi sementara di Pos BPBD Kecamatan Lumbis.
"Aktifitas warga dan pendidikan dibeberapa kecamatan saat ini terganggu karena dampak banjir. Saat ini, personel BPBD bersama dengan kecamatan, Desa, TNI dan Polri melakukan pemantauan wilayah, evakuasi barang milik warga," jelasnya.
Kemudian, personel menyiapkan peralatan dan tenda pengungsian. Selanjutnya, melakukan pengkajian cepat bencana dan inventarisasi dampak bencana banjir. "Pemantauan ketinggian permukaan air sungai di tiang ukur di Desa Mansalong, Lumbis dan Desa Atap, Sembakung," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT