NUNUKAN - Sejumlah akses penghubung antara kecamatan di Dataran Tinggi Krayan kini terendam banjir. Naiknya debit air sungai hingga merendam jalan dan jembatan ini dikarenakan terjadinya hujan dengan intensitas tinggi.
Camat Krayan, Ronny Firdaus mengatakan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada banjir yang terjadi. Sebab, sejak pagi debit air sungai terus naik hingga merendam jembatan yang merupakan akses masyarakat.
"Kita meminta masyarakat siap siaga, karena air naik. Jadi, hujan mulai jam 8 malam hingga jam 7 pagi. intensitas tinggi dan durasi panjang," ucap Ronny Firdaus, Senin (23/2).
Ia mengakui, untuk wilayahnya yang terdampak banjir belum dapat ia ketahui pasti. Namun, yang pasti saat ini tiga kecamatan yang terdampak banjir. Diantaranya, Kecamatan Krayan, Krayan Barat dan Krayan Timur.
"Air naik sejak pagi, kami belum bisa memastikan desa yang terdampak. Namun, sejumlah titik akses penghubung antara kecamatan terputus, sementara jembatan terendam banjir. Ketinggian air diperkirakan diatas 1 meter. Sebab, tidak bisa dilalui kendaraan," ungkapnya.
Ia menegaskan, berdasarkan dampak banjir yang terjadi di tahun sebelum, lahan pertanian masyarakat mengalami kerusakan. Seperti, pematang sawah yang jebol akibat tergerus banjir.
"Biasanya longsor dan pematang sawah jebol. Ininjuga berimbas pada hasil pertanian masyarakat. Ya setelah dua hari baru akan diketahui. Untuk desa juga belum bisa inventaris. Sementara, ada tiga kecamatan yang terdampak," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT