NUNUKAN - Curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah penghasil beran Adan sejak Minggu (22/2) hingga Senin (23/2). Dampaknya, banjir terjadi dan kini menutup akses utama di tiga kecamatan.
Camat Krayan, Ronny Firdaus menyampaikan, hujan dengan intensitas tinggi sejak sejak Minggu, (22/2) pagi. Dan kini, banjir telah terjadi di tiga kecamatan yakni, Krayan, Krayan Barat dan Krayan Timur.
"Akses utama penghubung tiga kecamatan ini telah terendam banjir. Seperti jembatan menuju sekolah, dan jalan lainnya," ucap Ronny Firdaus, Senin (23/2).
Dijelaskan, untuk spesifikasi desa yang terdampak ndi wilayahnya saat ini belum dapat diketahui. Sebab, debit air sungai yang naik terjadi sejak pagi. Sehingga, pihaknya belum dapat memastikan jalan hingga desa yang terdampak banjir.
"Sekarang kondisinya belum bisa diketahui pasti. Karena air baru naik tadi pagi. Biasanya, dua hingga tiga hari baru diketahui," jelasnya.
Karena kondisi ini, aktivitas masyarakat terhenti, lantas akses penghubung antar kecamatan kini terendam banjir. Bahkan, sejumlah siswa-siswi tidak dapat mengikuti proses belajar.
"Sejumlah jembatan dan jalan yang dilalui untuk sampai ke sekolah kini terendam banjir. Jadi anak sekolah banyak yang tidak bersekolah," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT