Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BP3MI Kaltara Fasilitasi Kepulangan 106 PMI Deportasi ke Daerah Asal

Asrullah RT • Selasa, 17 Februari 2026 | 14:13 WIB
DIPULANGKAN : Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara, Kombes Pol Andi Muh Ichsan saat memantau langsung pemulangan PMI.
DIPULANGKAN : Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara, Kombes Pol Andi Muh Ichsan saat memantau langsung pemulangan PMI.

NUNUKAN - Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pendampingan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi. Sebanyak 106 PMI difasilitasi kepulangannya menuju daerah asal dengan menggunakan kapal KM Bukit Siguntang.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara, Kombes Pol Andi Muh Ichsan mengatakan, pelayaran ini menjangkau beberapa tujuan utama, yakni Pelabuhan Balikpapan, Parepare, dan Makassar.

"Seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar perlindungan PMI," ucap Kombes Pol Andi Muh Ichsan saat memantau langsung proses pengantaran PMI.

Dijelaskan, 106 PMI deportasi terdiri dari laki-laki dewasa sebanyak 88 orang, perempuan dewasa sebanyak 11 orang, anak perempuan sebanyak 2 orang dan anak laki-laki sebanyak 5 orang.

Dan para PMI sebelum diberangkatkan ke daerah asal, terlebih dahulu disambut di rumah ramah PMI. Kemudian,menjalani proses administrasi serta mendapatkan edukasi mengenai migrasi aman.

"Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan mereka memahami hak-hak, prosedur, serta informasi perlindungan yang dapat diakses di kemudian hari," jelasnya.

Ia menegaskan, kehadiran BP3MI dalam proses ini bukan sekadar fasilitasi perjalanan .Tetapi juga bentuk nyata kepedulian negara terhadap martabat dan keselamatan PMI.

"Dengan pengawalan yang ketat dan edukasi yang diberikan, diharapkan para pekerja migran dapat kembali ke keluarga masing-masing dengan rasa aman, serta membawa bekal pengetahuan baru untuk masa depan yang lebih baik," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#perbatasan #nunukan #pekerja migran #pmi