NUNUKAN - Harapan peningkatan jalan alternatif milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan di Kecamatan Krayan Timur dapat dilakukan. Alasannya, Jalan tersebut dapat membantu kelancaran mobilitas masyarakat dan menjaga konektivitas wilayah. Sebab, ketika musim penghujung terjadi di Krayan Timur, akses utama masyarakat mengalami kerusakan. Sehingga, sulit dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Camat Krayan Timur, Lintoni megnatakan, jalan alternatif melalui Jalur Pa’Betung memiliki peran strategis sebagai akses penghubung masyarakat dari berbagai desa. Seperti Long Umung, Pa’Rayendan Wa’ Yagung.
“Jalan Pa’Betung saat ini menjadi satu-satunya akses alternatif bagi masyarakat. Namun, kondisinya masih sangat terbatas. Sehingga kami berharap ke depan ada peningkatan pembangunan agar dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ucap Lintoni, kemarin.
Dijelaskan, jalan yang menjadi jalur utama digunakan warga ketika jalan nasional mengalami gangguan akibat banjir atau kerusakan ketika curah hujan tinggi.
Pembukaan awal jalan alternatif tersebut dilakukan beberapa tahun lalu. Dan hingga saat ini baru mencakup sebagian kecil dari total kebutuhan panjang jalan.
"Sementara jarak yang menghubungkan Pa’Betung hingga Long Umung masih cukup panjang dan membutuhkan kelanjutan pembangunan," jelasnya.
Ia menegaskan, peningkatan jalan alternatif akan sangat membantu mengurangi ketergantungan pada jalan utama. Sekaligus menjadi solusi ketika terjadi kerusakan pada infrastruktur jalan dan jembatan.
Dan keberadaan jalan alternatif yang layak juga penting untuk menjamin akses pelayanan dasar bagi masyarakat. Seperti layanan kesehatan, pendidikan dan distribusi logistik. “Dengan kondisi jalan alternatif yang baik, mobilitas masyarakat tetap bisa berjalan meskipun jalan utama mengalami kendala,” bebernya.
Karena itu, Pemerintah Kecamatan Krayan Timur menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan menyampaikan usulan peningkatan pembangunan jalan alternatif kabupaten kepada pemerintah daerah.
"Dengan dukungan dan sinergi lintas sektor, diharapkan pembangunan jalan alternatif ini dapat dilanjutkan secara bertahap sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan," tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT