NUNUKAN – Pemberian atau penyematan gelar adat 'Kalawon Saraton' diberikan ke Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat berkunjung ke Lumbis Hulu. Penyematan itu dilakukan dalam sebuah upacara adat yang penuh dengan prosesi dan makna. Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri menerima gelar adat dari masyarakat adat Dayak Tahol dengan Gelar Bupati 'Kalawon Saraton'.
Pemberian atau penyematan gelar adat tersebut diberikan langsung Kepala Lembaga Adat Dayak Tahol Nasional, AKP (Purn) Kalvianus Kilip Ukung, S Pd M Pd, di Lumbis Hulu.
Di mana Kalawon sendiri berarti 'Pahlawan' dan Saraton yang artinya 'Matahari Pagi Yang Bersinar', artinya : "Pahlawan yang baru terpilih untuk memimpin Kabupaten Nunukan yang harapannya dapat memajukan Kabupaten Nunukan lebih baik, khususnya warga Lumbis Hulu".
Gelar Adat Kalawon Saraton yang telah disematkan memiliki makna yang mendalam sebagai simbol kepemimpinan yang bijaksana dan berwibawa.
Upacara adat ini dihadiri para tokoh adat, masyarakat adat dan pejabat pemerintah daerah. Dalam sambutannya, H. Irwan Sabri menyampaikan rasa terima kasih dan hormatnya atas gelar adat yang diberikan. Ia berjanji untuk terus mendukung dan melestarikan budaya dan kehidupan masyarakat adat.
"Gelar adat ini bukan hanya merupakan penghargaan bagi saya. Tetapi juga merupakan tanggung jawab bagi saya untuk terus bekerja keras dalam membangun dan melestarikan budaya dan kehidupan masyarakat adat," ucap H. Irwan Sabri.
Dijelaskan, pemberian gelar adat ini merupakan bukti dari hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat adat. Karena itu, ia berharap dapat terus menjadi pemimpin yang peduli dan berkomitmen dalam membangun dan melestarikan kehidupan masyarakat adat.
Upacara adat ini diakhiri dengan prosesi pemberian gelar adat dan penyerahan simbol-simbol adat kepada Bupati Nunukan. Dengan diterimanya gelar adat ini, Bupati Nunukan, diharapkan dapat terus menjadi pemimpin yang bijak dan peduli terhadap kehidupan masyarakat adat. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT