Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Monitoring ke RS Pratama Sebatik, Ini Temuan DPRD Nunukan

Asrullah RT • Minggu, 8 Februari 2026 | 15:52 WIB
PEMERIKSAAN : Anggota DPRD Nunukan saat melaksanakan monitoring di RSP Sebatik
PEMERIKSAAN : Anggota DPRD Nunukan saat melaksanakan monitoring di RSP Sebatik

NUNUKAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan melakukan monitoring ke Sebatik. Salah satu lokasi yang disambangi yakni Rumah Sakit Pratama (RSP) Sebatik.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Nunukan, Dr. Andi Muliyono menyampaikan kunjungan yang dilakukan merupakan bentuk komitmen DPRD Nunukan dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Khususnya bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

Berdasarkan hasil kunjungan di RSP Sebatik ada beberapa catatan yang menjadi keprihatinan. Seperti, kondisi ruang operasi yang dinilai ukuran ruang operasi masih kecil dan sempit. Hal ini perlu mendapatkan perhatian serius.

“Kami cukup prihatin dengan kondisi ruang operasi yang ada saat ini. Harapan kami, ke depan bisa dilakukan peningkatan agar pelayanan kesehatan semakin maksimal dan pasien maupun tenaga medis merasa lebih nyaman," ucap Andi Mulyono.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam menyoroti pentingnya penguatan layanan radiologi serta ketersediaan sarana pendukung rumah sakit. Sehingga, berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menjawab kebutuhan layanan.

“Untuk radiologi, kami berharap pegawai tetapnya bisa segera didefinitifkan agar layanan bisa berjalan dengan baik. Selain itu, kami juga mendorong penambahan ruangan dan armada mobil operasional. Kondisi mobil yang ada saat ini sudah sangat memprihatinkan, sehingga memang perlu ada penambahan dari pemerintah daerah,” pesannya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan, Ramsah menambahkan bahwa monitoring tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung berbagai kekurangan yang masih ada di RSP Sebatik.

“Kami melihat ruangan-ruangan apa saja yang masih kurang, begitu juga dengan pelayanan kesehatannya, agar ke depan bisa ditingkatkan menuju tipe D.
Termasuk juga alat-alat kesehatan untuk memudahkan masyarakat, terutama ibu hamil dan pasien operasi,” harapnya.

Selanjutnya, ia berharap, hasil kunjungan dan monitoring yang dilakukan DPRD Nunukan dapat ditindaklanjuti pemerintah daerah sebagai langkah nyata guna meningkatkan kualitas pelayanan di RSP Sebatik.

“Semoga melalui kunjungan hari ini, ke depan bisa menjadi lebih baik, baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun aspek pendukung lainnya,” pintanya.

Senada yang disampaikan Ketua Komisi III DPRD Nunukan, Ryan Antoni. Baginya, secara umum kondisi bangunan dan fasilitas RSP Sebatik cukup baik. Namun, masih terdapat kendala utama pada layanan radiologi.

“Sepintas bangunan dan fasilitasnya terlihat baik-baik saja. Kendala utamanya ada di radiologi. Dan ini bukan soal penanggung jawabnya. Karena untuk itu harus dokter spesialis. Nah, spesialis radiologi inilah yang belum ada,” bebernya.

Untuk itu, ia menegaskan agar pemerintah daerah berupaya keras menghadirkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kualifikasi. Dan hal ini menurutnya tidak mudah. Namun, upaya ini harus tetap dilakukan. "Karena ini memang pekerjaan berat, tapi wajib diupayakan," tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#perbatasan #nunukan #Monitoring #dprd