NUNUKAN - Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan mendapatkan peringatan dari Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri. Peringatan itu terkait penyerapan anggaran di akhir tahun.
Baginya, pola tersebut dinilai tidak profesional. Hal ini juga memberikan dampak langsung pada lambannya perputaran ekonomi serta tidak meratanya manfaat pembangunan bagi masyarakat. Karena itu, kecepatan dan ketepatan eksekusi anggaran menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan daerah.
“Penyerapan anggaran jangan lagi menumpuk di akhir tahun. Kita harus mulai menjalankan anggaran secara profesional sejak awal. Kalau anggaran bergerak cepat, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” ucap H. Irwan Sabri usai melantik Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan, Rabu (4/2).
Dijelaskan, kebiasaan menunda realisasi program hingga akhir tahun kerap memicu pelaksanaan kegiatan yang terburu-buru, kualitas pekerjaan yang menurun, serta minimnya dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menilai, lambannya realisasi anggaran tidak hanya memengaruhi angka penyerapan dalam laporan keuangan daerah. Tetapi juga secara langsung menghambat pertumbuhan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta tertundanya pelayanan publik.
“Anggaran itu bukan sekadar angka di atas kertas. Dibalik itu ada kebutuhan masyarakat, ada pembangunan, ada perputaran ekonomi. Kalau terlambat, rakyat yang paling dirugikan,” pesannya.
Agar hal ini tidak terulang kembali, ia meminta Pj Sekda Nunukan mengawal secara langsung percepatan pelaksanaan program di seluruh OPD. Pengawasan dilakukan sejak awal tahun anggaran, mulai dari perencanaan, administrasi hingga eksekusi di lapangan.
“Pj Sekda saya minta mengawal secara langsung. Pastikan tidak ada OPD yang santai diawal lalu panik di akhir. Tahun 2026 harus jadi momentum perubahan pola kerja birokrasi kita,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pelaksanaan melalui perencanaan yang matang dan komitmen pimpinan OPD dalam menjalankan anggaran. Dan perubahan pola serapan anggaran merupakan bagian dari reformasi birokrasi dan upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
"Dengan percepatan realisasi anggaran sejak awal tahun, saya harap pembangunan di Nunukan dapat berjalan lebih merata, berkelanjutan dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT