NUNUKAN - Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang bermukim di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan Selatan menjadi korban keganasan buaya. Korban diterkam usai terjatuh dari tempat jemuran rumput laut pada Sabtu, (31/1) sekitar pukul 18.00 WITA.
Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas melalui Kasi Humas Ipda Sunarwan menyampaikan sebelum kejadian, korban bernama Marsel sedang duduk di teras rumah. Disaat yang sama korban jatuh ke bawah jemuran milik Arbaing.
"Dan tiba-tiba diterkam (gigit) seekor buaya. Kemudian diketahui warga yang ada di lokasi dan memberikan pertolongan ke korban," ucap Ipda Sunarwan, Ahad (1/2).
Dijelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dilapangan. Saat memberikan pertolongan ke korban, sempat terjadi perlawanan. Dimana, korban yang akan diselamatkan juga ditarik buaya yang menggigit pada kaki korban.
"Saksi-saksi menarik tangan korban dimana terjadi perlawanan tarik menarik dari buaya. Kemudian sekira 5 menit buaya tersebut melepas terkamannya," jelasnya.
Usai menyelamatkan korban, masyarakat sekitar beserta orang tua korban langsung membawa korban untuk mendapatkan perawatan medis. Sebab, korban mengalami luka cukup serius akibat terkaman buaya.
"Korban dengan luka ddibawa ke Puskesmas Sedadap menggunakan sepeda motor. Kemudian pihak korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Nunukan," tambahnya.
Untuk diketahui, warga menjadi korban keganasan buaya bukan pertama kali terjadi di wilayah Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan Selatan. Sebelumnya, seorang pekerja rumput laut diterkam saat mencuci tali pengikat bibit di laut, pada September 2025 lalu. Korban yang sempat diseret ke air akhirnya berhasil diselamatkan warga, meski menderita luka pada bagian kaki. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT