NUNUKAN - Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Nunukan. Sejumlah fokus utama menjadi pembahasan dalam forum yang berlangsung pada Senin (26/1).
Kepala Bappeda Litbang Nunukan, Raden Iwan Kurniawan menyampaikan, forum ini menjadi wadah strategis untuk menyampaikan capaian pembangunan daerah. Sekaligus menghimpun masukan dari para pemangku kepentingan terhadap arah kebijakan pembangunan Kabupaten Nunukan pada 2027.
Dijelaskan, capaian indikator makro daerah periode 2022–2025 yang menunjukkan tren positif. Diantaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus meningkat mencapai 69,87 pada tahun 2025. Kemudian, angka kemiskinan yang berhasil ditekan menjadi 5,27 persen.
"Selain itu, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 tercatat sebesar 2,61 persen. Sementara gini ratio berada pada angka 0,257 yang menunjukkan membaiknya pemerataan pendapatan masyarakat," ucap Raden Iwan Kurniawan.
Lanjutnya, pertumbuhan ekonomi daerah masih menjadi perhatian serius. Alasannya, belum sepenuhnya memenuhi target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Diketahui, KP RKPD 2027 mengusung tema 'pemerataan infrastruktur layanan dasar dan infrastruktur ekonomi untuk menunjang percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif'.
"Tema ini mencerminkan komitmen Pemkab Nunukan untuk mengurangi kesenjangan wilayah melalui pembangunan infrastruktur dasar dan ekonomi yang merata serta berkelanjutan," jelas pria yang juga menjabat sebagai Plt. Sekda Nunukan ini.
Ia mengungkapkan, ada enam prioritas pembangunan daerah tahun 2027. Meliputi peningkatan kualitas infrastruktur dasar, pembangunan infrastruktur ekonomi strategis, pengembangan infrastruktur ramah lingkungan dan tangguh bencana, optimalisasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Kemudian, peningkatan perlindungan sosial serta pelestarian kebudayaan dan penguatan potensi serta daya saing generasi muda.
"Adapun target indikator makro Kabupaten Nunukan tahun 2027 antara lain IPM sebesar 71,35, tingkat pengangguran terbuka 2,39 persen, angka kemiskinan 5,15 persen, gini ratio 0,255, serta laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,74 persen," tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT