NUNUKAN - Menteri Besar Kelantan YAB Dato’ Panglima Perang Ustadz Datuk Haji Mohammad Nasaruddin bin Haji Daud menyambangi Nunukan pada Sabtu (24/1). Rombongan Pemerintah Negeri Kelantan, Malaysia menggelar silaturahmi bersama
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan.
Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan kunjungan ini tersebut sebagai upaya mempererat hubungan persaudaraan dan kerjasama antarwilayah serumpun di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Baginya, Kabupaten Nunukan memiliki kedekatan geografis, sejarah dan budaya dengan wilayah Malaysia. Khususnya Sabah dan Kelantan. Sebab, mobilitas masyarakat lintas batas serta hubungan kekerabatan yang telah terjalin lama menjadi dasar kuat bagi terjaganya hubungan harmonis kedua wilayah.
“Silaturahmi seperti ini penting untuk terus dipelihara guna menjaga hubungan persaudaraan dan memperkuat kerja sama lintas batas,” ucap H. Irwan Sabri, kemarin.
Sementara, Menteri Besar Kelantan Datuk Mohammad Nasaruddin menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemkab Nunukan. Ia menjelaskan kunjungan ke Nunukan dilakukan di sela agenda Pemerintah Kelantan di Tawau, Sabah. Sekaligus memanfaatkan kedekatan jarak antara Tawau dan Nunukan.
“Awalnya kami berada di Tawau untuk menjalankan program serta melihat kondisi anak-anak Kelantan yang bekerja di sana, sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kebajikan rakyat Kelantan di mana pun mereka berada,” jelasnya.
Datuk Nasaruddin menegaskan, kedekatan geografis antara Tawau dan Nunukan yang hanya berjarak sekitar satu setengah jam perjalanan laut menjadi alasan kuat untuk memanfaatkan kesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat dan pemerintah daerah di Nunukan.
“Kita ini satu rumpun, satu bangsa satu agama, dan satu bahasa. Karena itu, saya merasa penting untuk datang bersilaturahmi dengan saudara-saudara kita di Nunukan,” katanya.
Selain mempererat silaturahmi, kunjungan ke Nunukan juga dimaksudkan untuk membuka peluang kerjasama. Khususnya di bidang pendidikan Islam. Apalagi, Kelantan memiliki sistem pendidikan Islam yang telah menjadi rujukan tidak hanya bagi negeri-negeri lain di Malaysia, tetapi juga bagi negera lain diantaranya Brunei Darussalam.
“Pendidikan Islam di Kelantan telah melahirkan banyak ulama profesional. Ini menjadi salah satu kelebihan Kelantan hingga dikenal sebagai Serambi Mekkah,” jelasnya.
Ia pun membuka peluang bagi Pemkab Nunukan untuk menjalin kerja sama lebih lanjut, termasuk kunjungan balasan ke Kelantan dan wilayah selatan Thailand yang berbatasan langsung dengan negaranya.
"Diharapkan dapat memperkuat hubungan persaudaraan, kerjasama lintas batas, serta menjadi dasar kolaborasi di bidang sosial, keagamaan dan pendidikan antara Pemerintah Kelantan dan Kabupaten Nunukan ke depan," tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT