NUNUKAN - Perhatian terhadap generasi bangsa terus diberikan Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau kepada anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Itu dibuktikan dengan pembekalan yang diberikan terhadap puluhan anak PMI yang tergabung dalam Community Learning Centre (CLC) Gugus Tawau–Semporna, Malaysia.
Acting Konsulat RI Tawau, Dino Nurwahyudin menyampaikan total ada 80 siswa-siswi CLC yang Gugus Tawau–Semporna, Malaysia mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
Ia berpesan seorang pelajar disamping harus belajar dengan baik juga harus aktif berorganisasi. Sebab, dalam dunia kerja yang diperlukan bukan saja seseorang yang pandai. Tetapi juga memiliki kemampuan untuk bekerjasama dalam team yang diperoleh dengan aktif berorganisasi.
"Para siswa akan diasah kualitas diri maupun jiwa kepemimpinan dengan praktek langsung bagaimana merencanakan dan menyelenggarakan suatu kegiatan dengan baik. Serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan dispilin diri," ucap Dino Nurwahyudin, kemarin.
Sementara, Koordinator Penghubung CLC Wilayah Tawau, Banu Firdaus menambahkan bahwa kegiatan LDKS bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan siswa sebagai bekal di masa depan.
Ia berharap seluruh peserta agar mengikuti rangkaian kegiatan sehingga dapat memperoleh manfaat maksimal dari pelatihan yang diberikan. "Melalui kegiatan LDKS ini, Konsulat RI Tawau berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan generasi muda Indonesia di wilayah Sabah, khususnya dalam membentuk karakter kepemimpinan, disiplin, dan semangat kebersamaan di kalangan siswa CLC," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT