Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Konsulat RI Tawau Dukung Keberlangsungan Pendidikan Anak Pekerja Migran Indonesia di Wilayah Perkebunan

Asrullah RT • Jumat, 16 Januari 2026 | 18:25 WIB

 

NASIONALISME : Siswa-siswi CLC Muis Melewar yang merupakan anak Pekerja Migran Indonesia mengikuti pembentangan Bendera Merah Putih kemudian menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
NASIONALISME : Siswa-siswi CLC Muis Melewar yang merupakan anak Pekerja Migran Indonesia mengikuti pembentangan Bendera Merah Putih kemudian menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
 

NUNUKAN - Perhatian Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau terhadap anak Pekerja Migran Indonesia di Sabah, Malaysia terus dilakukan. Kali ini melalui Consulate Goes to Community Learning Center (CLC) Konsulat RI Tawau menyambangi CLC Muis Melewar yang berada di bawah pengelolaan Syarikat JC Chang Group.

Acting Konsul RI Tawau, Dino Nurwahyudin menyampaikan Consulate Goes to CLC kali ini dihadiri 74 siswa-siswi. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Konsulat RI Tawau dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak Indonesia di wilayah perkebunan.

Dan untuk penanaman nilai nasionalisme dan cinta tanah air kepada para siswa CLC, kegiatan diawali dengan pembentangan Bendera Merah Putih yang diikuti dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

"Memberikan motivasi kepada para siswa agar terus menjaga semangat belajar meskipun berada jauh dari tanah air. Beliau menekankan pentingnya memiliki cita-cita yang tinggi serta keyakinan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk meraih masa depan yang lebih baik," ucap Acting Konsul RI Tawau, Dino Nurwahyudin, kemarin.

Ditempat yang sama, pengurus Ladang Muis Melewar, Paulus John, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Konsulat RI Tawau. Ia menegaskan komitmen pihak ladang untuk terus memberikan dukungan terhadap operasional CLC Muis Melewar. "Harapannya agar kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di masa mendatang," singkatnya.

Kemudian, Ketua Antar Waktu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Konsulat RI Tawau, Gain N. Nurwahyudin, berpesan stop bullying. Ia mengajak seluruh siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, saling menghormati, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Baik sebagai pelaku maupun sebagai pendukung tindakan tersebut.

"Melalui Consulate Goes to CLC ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Konsulat RI Tawau, pihak ladang, dan komunitas pendidikan. Serta mampu memberikan dorongan positif bagi para siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan berkarakter," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#nunukan #pekerja migran #malaysia