NUNUKAN - Tim gabungan terus melakukan pemantauan tinggi muka air (TMA) banjir yang terjadi di Kecamatan Sembakung. Hingga Minggu, (11/1) tercatat hari keempat status tanggap darurat bencana banjir yang merendam sejumlah desa.
Kasubid Evaluasi BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin menyampaikan pihaknya terus melakukan pemantauan tinggi air di lapangan. Selain itu, tim juga melakukan pembersihan gedung sekolah yang terdampak banjir.
"Saat ini personel masih memantau wilayah terdampak banjir di Kecamatan Sembakung," ucap Hasanuddin, Ahad (11/1).
Dijelaskan, personel juga kini menunggu kedatangan bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak banjir. Bantuan tahap pertama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan ini melalui Dinas Sosial (Dinsos) Nunukan berupa makanan siap saji.
"Tim tengah menyiapkan kedatangan logistik bantuan tahap 1. Informasinya, akan tiba sore ini. Untuk tahap 2, akan diangkut malam ini," jelasnya.
Adapun bantuan tahap 1 sebanyak 2 truk dari Nunukan yakni beras, mie instan, minyak goreng, teh, gula dan kopi. Sementara, untuk tinggi muka air (TMA) saat ini terjadi kenaikan.
"Kondisi pagi ini air sungai Sembakung kembali naik pelan dari posisi kemarin sore. Air dari sungaio kecil di hulu disekitar sungai besar Sembakung akibat hujan kemarin," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT