NUNUKAN - Masyarakat Kecamatan Krayan Selatan kembali merasakan kesulitan untuk bepergian. Hal ini disebabkan, kondisi jalan penghubung antar kecamatan di dataran tinggi Krayan rusak parah sehingga sulit dilalui kendaraan.
Situasi itu disampaikan Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli pada, Jumat (9/1). Kondisi jalan sulit dilalui dikarenakan intensitas hujan belakangan ini begitu tinggi.
"Untuk saat ini mobilitas barang dan orang keluar dan masuk ke Krayan Selatan agak sulit dan jarang. Karena kondisi jalan rusak akibat cuaca dan curah hujan tinggi," ucap Oktavianus Ramli.
Dijelaskan, menghadapi situasi ini, pihaknya tidak tinggal diam. Itu dibuktikan dengan kerja bakti Pemerintah Kecamatan Krayan Selatan bersama masyarakat memperbaiki titik jalan yang sulit dilalui.
"Simpati masyarakat memperbaiki jalan rusak dengan gotong royong. Walaupun dikerjakan secara manual, harapnya masyarakat dapat melintas dengan aman," ungkapnya.
Namun, perbaikan yang dilakukan tidak bertahan lama. Seperti yang dilakukan di ruas jalan menuju SMAN 1 Krayan Selatan. Kondisi jalan saat ini kembali rusak dan sulit dilalui kendaraan dan orang.
Situasi itu bahkan membuat siswa-siswi SMAN 1 Krayan Selatan menuju sekolah berjalan kaki sekira 1 kilometer ditengah jalan yang rusak seperti kubangan. Sehingga, seragam sekolah yang dikenakan kotor sebelum mengikuti proses belajar.
"Akses jalan menuju SMAN 1 Krayan Selatan tidak dilewati kendaraan. Jadi harus jalan kaki kurang 1 km lebih dengan melintasi lumpur dan berisiko terpeleset jatuh, pakaian kotor dan berjalan tanpa sepatu," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT