Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pasca Peristiwa Longsor di Sebatik dan Lumbis Ogong, Imbau Masyarakat Waspada

Asrullah RT • Rabu, 7 Januari 2026 | 15:12 WIB
AMBRUK : Kondisi rumah rusak parah akibat tanah longsor yang terjadi di Salan, Lumbis Ogong.
AMBRUK : Kondisi rumah rusak parah akibat tanah longsor yang terjadi di Salan, Lumbis Ogong.

NUNUKAN – Bencana alam tanah longsor terjadi di Kecamatan Sebatik Barat dan Lumbis Ogong dalam sehari. Situasi ini diakibatkan intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur Kabupaten Nunukan belakang ini.

Kasubid Evaluasi BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin menyampaikan pada Rabu (7/1), tanah longsor terjadi di Desa Salan, Kecamatan Lumbis Ogong. Kemudian, diwaktu yang sama tanah longsor juga terjadi di Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat.

Menurutnya, hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan pergerakan tanah disertai meluapnya aliran sungai di sekitar permukiman warga di Desa Salan. Sebab, material longsoran bercampur air menghantam sejumlah rumah dan menimbulkan kerusakan.

Atas kondisi ini, pihaknya telah mengerahkan personel BPBD ke lokasi kejadian. "Begitu menerima informasi, tim BPBD Pos Lumbis Ogong segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga, melakukan pendataan dampak, sekaligus memetakan potensi ancaman lanjutan,” ucap Hasanuddin, Rabu (7/1).

Lanjutnya, hujan deras sejak Selasa malam menyebabkan debit air sungai meningkat dan menggerus pondasi rumah warga di Sebatik Barat. Kondisi itu, membuat satu unit rumah di Jalan Sei Lapio, RT 08, Desa Setabu, ambruk sekitar pukul 01.00 WITA.

Rumah yang terdampak tanah longsor dihuni Tahang bersama keluarganya. Dan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dan personel BPBD Pos Sebatik juga telah melakukan pendataan langsung di lokasi rumah roboh serta memastikan seluruh penghuni dalam kondisi selamat.

“Petugas masih melakukan pemantauan lingkungan sekitar untuk mengantisipasi kejadian serupa. Mengingat, kondisi cuaca masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi,” bebernya.

Ia menegaskan BPBD Nunukan terus berkoordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait untuk menyiapkan langkah penanganan lanjutan. Termasuk kesiapsiagaan evakuasi apabila curah hujan kembali meningkat dan memicu bencana susulan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada aparat setempat jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kenaikan debit air yang signifikan," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#Lumbis ogong #nunukan #sebatik #longsor