Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli menyampaikan curah hujan tinggi terjadi diwilayahnya sejak awal Desember 2025 lalu. Situasi itu berlangsung hingga kini dan berimbas pada rusaknya jalan penghubung antar kecamatan.
"Memang cuaca di Krayan Selatan sedang musim hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi jalan semakin parah, beberapa hari ini jarang ada mobil masuk," ucap Oktavianus Ramli kepada Radar Tarakan, Minggu (4/1).
Dijelaskan, selama ini masyarakat memperoleh sembilan bahan pokok (sembako) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk keperluan masyarakat dikirim melalui Kecamatan Krayan. Tentunya, jika distribusi terus terhambat akan berdampak pada stok kebutuhan masyarakat.
"Distribusi sembako dan mobilitas orang juga berkurang, karena semua mobil tidak bisa masuk karena kondisi jalan rusak parah," ungkapnya.
Ia menegaskan, dengan kondisi ini pihaknya bersama masyarakat tidak tinggal diam. Gotong royong memperbaiki sejumlah titik jalan yang rusak parah sudah dilakukan. Dengan begitu, kendaraan dapat keluar masuk wilayahnya untuk agar masyarakat dapat beraktivitas dan distribusi sembako berjalan lancar.
"Kita, kerja gotong bersama masyarakat Krayan Selatan memperbaiki jalan agar mobil bisa lewat dan aman dilalui siswa SMAN 1 Krayan pada hari Senin masuk sekolah. Serta aman untuk transportasi barang-barang kebutuhan dan masyarakat. Kemudian, ke desa-desa di bawah wilayah Tang Laan dan kearah Kecamatan Krayan Tengah," pungkasnya. (akz/lim)
Editor : Azward Halim