0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pemkab Nunukan Fasilitasi 11 Siswa Jalani Klasifikasi Atlet Disabilitas

Asrullah RT • Minggu, 21 Desember 2025 | 19:10 WIB

 

OLAHRAGA: Belasan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Nunukan mengikuti proses klasifikasi atlet disabilitas yang berlangsung di Kota Tarakan.
OLAHRAGA: Belasan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Nunukan mengikuti proses klasifikasi atlet disabilitas yang berlangsung di Kota Tarakan.
NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan turut ambil bagian dalam klasifikasi atlet disabilitas Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang digelar di Gedung Sri Tower Tarakan, Sabtu (20/12). Dari Nunukan, sebanyak 11 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) mengikuti proses klasifikasi dengan enam orang pendamping.

Peserta yang dikirimkan merupakan atlet disabilitas tuna grahita dan tuna daksa ringan. Keikutsertaan mereka menjadi bentuk komitmen Pemkab Nunukan dalam mendorong pengembangan olahraga disabilitas. Sekaligus membuka ruang pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Proses klasifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh tim profesional dan tenaga ahli. Salah satunya dr. Senoaji Wijanarko, MARS, AIFO-K tenaga medis RSUD Nunukan yang bertugas sebagai panitia kegiatan sekaligus tim asesor.

Ia menjelaskan, bahwa klasifikasi atlet tidak hanya menilai kemampuan fisik saja. Tetapi mempertimbangkan aspek psikososial atlet yang diikutkan dalam klasifikasi.

“Kegiatan ini juga melibatkan psikolog dari NPCI Nasional yang membantu pemetaan kondisi psikososial siswa. Selain itu, dilakukan pemeriksaan fisik pada masing-masing peserta untuk menentukan cabang olahraga yang paling sesuai,” ucapnya.

Dijelaskan, melalui proses ini, setiap atlet akan ditempatkan pada kategori dan cabang olahraga yang tepat sesuai dengan kemampuan dan kondisinya. Hasil klasifikasi tersebut nantinya menjadi dasar pembinaan dan pelatihan lanjutan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. "Pemkab Nunukan berharap, keikutsertaan 11 siswa dalam kegiatan ini dapat menjadi langkah awal lahirnya atlet-atlet disabilitas potensial yang mampu berprestasi. Sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam menciptakan pembinaan olahraga yang inklusif dan berkeadilan," imbuhnya. (akz/lim)

Editor : Azward Halim