Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Krayan Selatan Ganti Pembangkit Listrik Baru Berkapasitas 100 KW

Riko Aditya • Kamis, 11 Desember 2025 | 18:35 WIB

 

RAKIT MESIN: Sebelum dibawa ke Krayan Selatan, mesin PLN terlebih dahulu dibongkar untuk memudahkan perpindahan.
RAKIT MESIN: Sebelum dibawa ke Krayan Selatan, mesin PLN terlebih dahulu dibongkar untuk memudahkan perpindahan.
NUNUKAN - Upaya meningkatkan layanan listrik menjelang Natal di Kecamatan Krayan Selatan saat ini sedang menghadapi tantangan. Mesin pembangkit listrik baru berkapasitas 100 KwH yang digadang-gadang menjadi kado Natal bagi warga delapan desa di Long Layu, Krayan Selatan, masih tertahan di Krayan Induk akibat kondisi cuaca buruk dan akses jalan yang tidak memungkinkan dilalui.

Itu diakui Camat Krayan Selatan, Octavianus, yang menjelaskan bahwa proses pemindahan mesin yang berbobot sekitar satu ton itu, belum dapat dilakukan karena hujan terus-menerus membuat jalur menuju Long Layu licin dan berisiko.

"Jadi mesin 100 KwH tersebut dikirim dari Tarakan menggunakan pesawat menuju wilayah Krayan Induk, rencananya digeser ke Long Layu. Hanya ya itu, masih terkendala cuaca," ungkap Octavianus ketika dikonfirmasi, Kamis (11/12).

Dirinya mengaku, pengadaan mesin tetsebut dilakukan untuk menggantikan mesin lama berkapasitas 80 KwH yang kerap mengalami gangguan dan tidak mampu memasok listrik secara optimal, terutama pada masa persiapan Natal.

“Ya, mesin yang lama sering padam, biasanya sore nyala sampai pukul 20.00 Wita malam saja, setelah itu mati lagi. Ini tentu menyulitkan masyarakat, apalagi menjelang kegiatan Natal,” tambah Octavianus.

Menurutnya, petugas PLN sebenarnya telah tiba di lokasi untuk melakukan pengukuran serta menyiapkan dudukan mesin. Namun, distribusi dari Krayan Induk menuju Krayan Selatan tidak dapat dilanjutkan karena curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir, membuat jalan berlumpur dan sulit dilalui kendaraan pengangkut. “Mesin ini beratnya sekitar satu ton, jadi tidak mungkin dipaksa jalan saat kondisi tanah basah. Kita tunggu tiga hari ke depan, kalau cuaca membaik baru digeser,” ujarnya.

Jarak dari Long Bawan ke Long Layu, sekitar 49 kilometer, dengan waktu tempuh normal sekitar satu jam. Namun saat musim hujan, kendaraan bisa terjebak lumpur atau bahkan tidak bisa bergerak sama sekali.

Padahal masyarakat sangat menantikan mesin ini sebagai harapan baru terhadap pelayanan listrik yang lebih stabil. “Bagi warga, ini seperti kado Natal. Mereka sudah lama mengeluhkan kondisi listrik,” katanya.

Mesin baru tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik delapan desa di Long Layu.

Pihak kecamatan pun, terus berkomunikasi dengan PLN agar penyaluran mesin tidak tertunda terlalu lama. Octavianus menegaskan bahwa pihaknya mendorong percepatan pemasangan agar masyarakat dapat menikmati listrik yang lebih andal selama perayaan. “Saya sudah telepon pihak PLN pagi tadi. Kita berharap cuaca segera membaik supaya pemindahan bisa dilakukan,” tuturnya.

Untuk sementara, warga Krayan Selatan masih mengandalkan mesin lama yang bekerja terbatas. Pemerintah kecamatan dan PLN berharap beberapa hari ke depan cuaca mengizinkan pemindahan mesin sehingga proses instalasi dapat segera dilakukan.

“Yang penting sekarang kita tunggu jalan mengering. Kalau sudah memungkinkan, petugas akan langsung membawa mesin ke lokasi,” pungkas Octavianus. (raw/lim)

Editor : Azward Halim