Lokasi pertama yang disampaikan yakni Pasar Sentral Inhutani kemudian dilanjutkan ke Pasar Yamaker. Selain itu, peninjauan juga dilakukan ke gudang agen sembako yang berlokasi di Jalan Tanjung, Nunukan Barat.
Ia menegaskan apa yang dilakukan untuk memastikan kondisi pangan secara langsung menjelang hari besar keagamaan. “Ini OPD pengampunya di perdagangan, tetapi saya ingin benar-benar memastikan kondisi sandang pangan kita di kabupaten ini menghadapi Nataru itu seperti apa,” ucap H. Irwan Sabri. “Kita turun ke lapangan, langsung ngecek ke lokasi-lokasi, ke pasar-pasar, sehingga kami sedikit menemukan dan terang bahwa berkaitan dengan sandang pangan, beras kita, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, daging, semua relatif aman untuk ketersediaan sampai Nataru," tambahnya.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan, ia mengakui adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas. Namun, situasi tersebut dipengaruhi dari daerah pemasok asal Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Relatif aman, tetapi memang ada sedikit kenaikan, ada kenaikan itu di cabai rawit dengan telur. Nah, ini pun memang kenaikan bukan dari pihak masyarakat kita, tetapi memang dari Sulawesinya yang mengalami sedikit kenaikan. Tetapi itu masih relatif aman,” jelasnya.
Selain melakukan pengecekkan pasar dan gudang, pihaknya juga melakukan pengecekan aktivitas di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus logistik. Kelancaran suplai barang dari luar daerah, khususnya dari Sulawesi dan Surabaya. “Kita ingin memastikan untuk persiapan pergantian tahun nanti, kapal yang memuat barang-barang dari Sulawesi dan Surabaya betul-betul ada yang ke Nunukan. Tadi kita bersama KSOP dan GM Pelindo, dan insyaallah nanti pada saat pergantian tahun kapal tetap beroperasi. Jadi kesimpulannya, posisinya aman,” ungkapnya.
Ia menegaskan kembali bahwa stok sembako untuk kebutuhan masyarakat menjelang Nataru berada dalam kondisi cukup. “Harapannya mudah-mudahan sembako untuk menghadapi Nataro ini semuanya tersedia dan tetap bisa berjalan dengan baik,” bebernya.
Kepada masyarakat, Bupati Irwan meminta agar tidak khawatir terkait isu ketersediaan barang pokok. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan stok terbilang aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Untuk masyarakat Kabupaten Nunukan, kami sudah turun mengecek langsung. Jadi jangan khawatir, kami sudah memastikan di lapangan bahwa tidak ada penimbunan. Ketersediaan semuanya terjamin aman dan cukup. Harga juga memang sedikit ada naik, tetapi itu relatif stabil,” tambahnya. (akz/lim)
Editor : Azward Halim