NUNUKAN - Sebuah rumah kayu di Jalan Mulawarman, Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Utara, ludes terbakar pada Senin siang (8/12). Ironisnya kebakaran diduga kembali terjadi karena dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Peristiwa tersebut dilaporkan pertama kali oleh seorang personel Damkar Wilayah Utara, Subehi, sekitar pukul 13.45 WITA. Lima menit kemudian, petugas dari Pos Damkar Sebatik Timur tiba di lokasi dan mendapati api sudah membesar serta melahap hampir seluruh bagian rumah.
Kasi Rescue Disdamkartan Nunukan, Aristra Pratama Sanmigo, menjelaskan rumah yang juga digunakan sebagai tempat tinggal dan penjemuran rumput laut tersebut, terbuat dari material kayu, sehingga api cepat menyebar.
Saat kejadian, pemilik rumah, Ridwan Amir, tidak berada di lokasi, dan listrik di daerah tersebut padam sejak pagi. Disisi lain, dari keterangan warga, aktivitas keluar-masuk orang ke rumah itu cukup tinggi.
Dengan kondisi rumah berbahan kayu dan adanya bahan mudah terbakar seperti tangki bensin di bagian belakang, puntung rokok sangat mungkin memicu kebakaran
“Ya, dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada puntung rokok, listrik mati sejak pagi di rumah tersebut, kecil kemungkinan terjadi korsleting,” ungkap Aristra ketika dikonfirmasi.
Saat kejadian, tiga penghuni rumah, Irwansyah, Syaiful, dan Baba, berada di luar dan baru menyadari insiden setelah melihat asap tebal membumbung dari arah tempat tinggal mereka. Mereka kemudian segera menghubungi pemadam kebakaran.
Setidaknya ada empat armada pemadam dikerahkan, terdiri dari dua unit dari Pos Timur dan dua unit dari Pos Utara, termasuk satu unit suplai air yang membantu proses pemadaman.
Upaya pemadaman pun berlangsung hingga pukul 14.25 WITA atau selama setengah jam. Namun, seluruh bangunan dan sejumlah aset seperti mesin gantung 15 PK, genset, dan solar cell tak dapat diselamatkan.
Aristra menegaskan, kejadian ini harus menjadi peringatan bagi masyarakat, terutama di kawasan pesisir dan pemukiman kayu, agar berhati-hati dengan penggunaan rokok.
Pihaknya juga mengingatkan warga untuk menjauhkan bahan bakar seperti bensin dari area dapur atau tempat aktivitas merokok, serta segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran sekecil apa pun.
“Banyak kebakaran di Sebatik berulang kali disebabkan puntung rokok. Kami imbau masyarakat agar memastikan puntung benar-benar padam sebelum dibuang, dan tidak merokok di dekat bahan mudah terbakar,” tegasnya. (raw/lim)
Editor : Azwar Halim