Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Minta Dibukakan Akses Darat, Warga Desa Tepian Harapkan Perhatian Pemerintah Daerah

Asrullah RT • Minggu, 30 November 2025 | 16:33 WIB
MINTA PERHATIAN: Kepala Desa Tepian, Nurdiansyah
MINTA PERHATIAN: Kepala Desa Tepian, Nurdiansyah

NUNUKAN - Warga Desa Tepian, Kecamatan Sembakung mengharapkan perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Itu dikarenakan belum adanya akses darat menuju desa yang hanya diakses melalui jalur sungai.

Kepala Desa Tepian, Nurdiansyah menyampaikan Desa Tepian merupakan salah satu desa terjauh dari pusat pemerintahan Kecamatan Sembakung. Secara geografis, desa ini hanya dapat dijangkau melalui jalur transportasi air menggunakan speed reguler dengan waktu tempuh hingga 2 jam.

Dan untuk sekali perjalanan warga harus merogoh kecek untuk biaya tiket sekitar Rp 300.000 per orang. Kemudian, jalur sungai yang ditempuh pun berliku-liku mengikuti aliran sungai menuju Tarakan, menjadikan perjalanan cukup sulit dan memakan waktu.

"Karena lokasi Desa Tepian lebih dekat dengan Kota Tarakan dibandingkan Ibu Kota Kecamatan Sembakung, masyarakat pun lebih banyak mengandalkan Tarakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari bahan pokok hingga keperluan rumah tangga," ucap Nurdiansyah.

Dijelaskan, kondisi geografis yang jauh dan keterbatasan akses membuat Kepala Desa Tepian bersama warga berharap adanya perhatian serius dari Pemkab Nunukan. Terutama dalam menopang perekonomian masyarakat.

Salah satu usulan strategis yang disampaikan adalah pembukaan jalan akses darat dari Desa Tepian menuju Ibu Kota Kecamatan di Desa Atap. Akses darat tersebut diyakini akan membuka peluang besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat, melancarkan peredaran barang dan mobilitas warga.

"Sekaligus memberi dampak positif bagi perkembangan wilayah IV Kabupaten Nunukan, termasuk Kecamatan Sembakung," jelasnya.

Selain itu, harapan dihadirkan pembangunan pelabuhan bongkar muat di Desa Tepian. Kehadiran pelabuhan ini diprediksi akan menjadi sumber potensial peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, jarak dari Desa Tepian ke Kota Tarakan hanya sekitar 1 jam perjalanan melalui jalur air.

"Meski menghadapi berbagai keterbatasan, semangat pembangunan masyarakat Tepian tidak pernah pudar. Kepala Desa, BPD, tokoh masyarakat, serta warga terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi. Melalui BUMDes, koperasi, dan UMKM yang berkembang, masyarakat berupaya menggerakkan roda ekonomi lokal," ungkapnya.

Diceritakan, Desa Tepian dikenal sebagai daerah penghasil ikan dan udang. Kemudian, hasil perkebunan, serta sarang burung walet, yang menjadi komoditas penting bagi masyarakat. Potensi ini semakin menguatkan jika akses yang lebih memadai agar hasil produksi dapat dipasarkan lebih efektif.

"Pada kunjungan Staf Ahli Provinsi Kaltara dan Asisten II Pemkab Nunukan sejumlah tantangan yang dihadapi masyarakat kami sampaikan. Seperti, tingginya harga bahan pokok akibat biaya transportasi yang mahal, gas elpiji sulit didapat dan harganya jauh lebih mahal dibandingkan wilayah lain. Material bangunan seperti pasir, semen dan besi langka. Karena semua harus didatangkan dari luar daerah melalui jalur air," kisahnya.

Dampak dari sulitnya memenuhi kebutuhan material pembangunan dapat dilihat dari Kantor Desa Tepian yang terbakar dan runtuh. Hingga kini belum ada solusi pembangunan ulang. Kemudian, keterbatasan regulasi dana desa yang tidak memungkinkan penggunaannya untuk pembangunan kembali kantor desa.

"Masyarakat Desa Tepian berharap pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan infrastruktur dan akses transportasi. Pembukaan jalan darat serta dukungan terhadap perekonomian lokal dinilai sebagai kunci untuk mendorong percepatan pembangunan di desa tersebut," pungkasnya. (akz)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #nunukan #Desa Tepian