Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jaga Stabilitas Harga Beras di Nunukan, Ini Hasil Pengecekan Tim Gabungan

Asrullah RT • Jumat, 21 November 2025 | 13:19 WIB
PENGECEKAN: Tim gabungan melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah pasar di Nunukan
PENGECEKAN: Tim gabungan melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah pasar di Nunukan

NUNUKAN - Tim gabungan terdiri dari Polres Nunukan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Subdit Indagsi Polda Kaltara, serta Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Nunukan melaksanakan pengecekan harga dan stok beras di wilayah Kabupaten Nunukan pada Rabu (20/11/2025).

Ini bertujuan untuk memastikan harga sesuai dengan ketetapan harga eceran tertinggi (HET).

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas melalui Kasi Humas Ipda Sunarwan menyampaikan kegiatan iniang dilakukan sebagai langkah pengawasan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Khususnya, komoditas beras.

"Tim yang turun yakni Kasubdit Indagsi Polda Kaltara,AKP Harry Arsa, Unit Tipidter Polres Nunukan, Bapanas RI dan DKP Nunukan. Pengecekan dilakukan di Pasar Inhutani, distributor serta pengecer," ucap Sunarwan, Jumat (21/11).

Dijelaskan, selain melakukan pengecekkan stok dan harga, tim juga melakukan pengambilan sampel beras merek Mawar Melati dan 2 Ketupat. Dan meninjau langsung standar penyimpanan beras di gudang.

"Di distributor tim melakukan pengecekan dan penekanan penerapan HET. Sedangkan di tingkat pengecer dilakukan pengawasan stabilisasi harga beras SPHP," jelasnya.

Dan hasil pengecekan, harga beras di tingkat pengecer untuk jenis medium rata-rata Rp 15.400 perkilogram. Dimana HET di Kalimantan sebesar Rp 14.000 perkilogram. Kemudian, jenis premium Rp 15.900 perkilogram untuk HET di Kalimantan sebesar Rp 15.400 perkilogram.

Dan jenis SPHP Rp 13.000 perkilogram harga di pasaran. Untuk HET di Kalimantan Rp. 13.100 perkilogram. HET tersebut mengacu pada SK Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor: SK/375/2025, HET beras wilayah Kalimantan.

"Meskipun sebagian harga melampaui HET, stok beras di wilayah Kabupaten Nunukan dipastikan dalam kondisi stabil dan mencukupi," jelasnya.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, jalur distribusi melalui kapal pengangkut barang dari wilayah Sulawesi dan Surabaya berjalan normal.

Ia menegaskan, engawasan yang dilakukan sebagai upaya memastikan stabilitas pangan tetap terjaga dan harga beras tetap terkendali di tengah kebutuhan masyarakat.

"Adapun tingginya harga di Nunukan dipengaruhi oleh biaya akomodasi transportasi kapal swasta, ongkos buruh angkut, serta tingginya harga dari produsen di Sulawesi dan Surabaya," pungkasnya. (akz)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #nunukan #harga beras #tim gabungan