NUNUKAN - Kondisi curah hujan tinggi kembali terjadi di wilayah dataran tinggi Krayan, khususnya Kecamatan Krayan Selatan. Kondisi ini menjadi perhatian guna mengantisipasi kondisi serupa terjadi pada akhir tahun 2024 lalu.
Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli menyampaikan saat ini di wilayahnya memasuki musim hujan. Pihaknya berharap dengan tingginya curah hujan tidak berdampak pada kondisi jalan.
"Sekarang, cuaca sedang musim hujan. Mudahan-mudahan tindak berdampak pada jalan. Karena, tahun kemaren bulan November sudah musim hujan,". ucap Oktavianus Ramli kepada Radar Tarakan, Senin (17/11).
Dijelaskan, jika curah hujan tinggi terus terjadi bisa berdampak pada kondisi jalan yang sulit dilalui masyarakat. Imbasnya, akan menyulitkan mobilitas orang dan barang baik datang maupun pergi ke Krayan Selatan.
"Dampaknya masyarakat susah keluar untuk mempersiapkan kebutuhan untuk Nataru (Natal dan Tahun Baru). Mudahan tidak berdampak agar memudahkan masyarakat berbelanja persiapan Nataru," harapnya.
Diceritakan, di 2024 lalu, dampak curah hujan tinggi membuat jalan di Krayan rusak. Kemudian, dibeberapa titik terdapat jembatan putus. Atas situasi itu pihaknya menyiapkan langkah antisipasi.
"Upaya pemerintah agar jalan tetap terjaga terus memantau. Jika ada titik rusak akan kita koordinasi ke pihak pengerja jalan yang hingga masa perawatan Desember. Untuk kedepan sesuai janji Bupati 1 Kecamatan 1 alat berat yang rencana tiba di Krayan 5 unit pada Desember ini, dapat mempermudah penanganan jalan jika ada bencana atau kerusakan," pungkasnya. (akz)
Editor : Azwar Halim