NUNUKAN - Respons cepat kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan atas keluhan masyarakat. Melalui Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Nunukan, Robby Nahak Serang melakukan kroscek lapangan.
Berdasarkan, pantauan langsung di Dermaga Sei Bolong dan Inhutani kemudian, mendengarkan masukan secara langsung. Robby sapaan akrabnya mengaku akan menyiapkan sejumlah langkah. Mulai dari penanganan jangka pendek hingga jangka panjang.
"Untuk jangka pendek, pemerintah daerah menekankan pentingnya pengawasan intensif terhadap aktivitas dermaga. Terutama pada mobilisasi barang dan orang yang selama ini dinilai kurang tertata. Pengawasan ini menjadi langkah awal sebelum penerapan sistem terintegrasi secara penuh," ucap Robby Nahan Serang, Minggu (16/11).
Selanjutnya, untuk jangka menengah hingga panjang Pemkab Nunukan akan melakukan penataan dermaga logistik. Ini tidak hanya persoalan efisiensi pelayaran. Tetapi juga penguatan peran Nunukan sebagai gerbang perbatasan yang strategis.
"Dengan sistem yang terkelola baik, aktivitas ekonomi masyarakat dapat lebih didorong. Sekaligus meningkatkan keamanan perbatasan dari berbagai potensi kerawanan," jelasnya.
Lanjutnya, Pemkab Nunukan akan mendorong penataan ulang sistem transportasi logistik maupun mobilisasi penumpang di wilayah perbatasan. Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan wacana penyatuan dua dermaga yang lokasinya berdekatan.
Seperti, Dermaga Sei Bolong dan Dermaga Inhutani ini jaraknya dengan PLBL Lim Hie Djung. Dan secara teknis memungkinkan untuk dijadikan satu kawasan dermaga regional.
"Integrasi ini diharapkan menjadi satu pintu akses logistik yang lebih tertata, efektif dan mampu menjawab berbagai kebutuhan mobilisasi barang maupun orang di Nunukan," bebernya.
Baginya, ketidakterpaduan dermaga selama ini membuat arus keluar-masuk logistik tidak terkelola secara maksimal. Kondisi ini berdampak pada efisiensi kegiatan ekonomi, ketahanan wilayah, hingga aspek keamanan pelayaran perbatasan.
"Langkah ini sesuai dengan arahan Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri. Dimana salah satu misinya percepatan dan penuntasan pembangunan infrastruktur dasar yang adil dan merata," tegasnya.
Untuk wacana penyatuan tersebut akan masuk dalam kajian awal. Ini juga akan melibatkan sejumlah instansi teknis terkait.
Pemerintah berharap, penataan dermaga logistik berbasis integrasi dapat segera direalisasikan demi mendukung pembangunan ekonomi perbatasan secara berkelanjutan.
"Jika dermaga ini dapat disatukan, maka Nunukan akan memiliki satu kawasan logistik regional yang kuat dan terstruktur. Ini akan menjadi pusat mobilitas yang bisa menopang aktivitas ekonomi kita," pungkasnya. (akz)
Editor : Azwar Halim